Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BPS Sebut Pergerakan Angkutan Barang Turun per November 2021

Badan Pusat Statistik mencatat adanya penurunan jumlah angkutan barang per November 2021.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 03 Januari 2022  |  13:56 WIB
Sejumlah pria berjalan di antara truk pembawa logistik antarpulau di NTT di pelabuhan Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferri di Bolok, Kupang, NTT (4/6/2020). Sebanyak 30 truk pengangkut logistik dan sembako ke sejumlah pulau di NTT tertahan di pelabuhan tersebut akibat pembatasan 50 persen kapasitas angkutan kapal guna mencegah penyebaran Covid-19.  - ANTARA
Sejumlah pria berjalan di antara truk pembawa logistik antarpulau di NTT di pelabuhan Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferri di Bolok, Kupang, NTT (4/6/2020). Sebanyak 30 truk pengangkut logistik dan sembako ke sejumlah pulau di NTT tertahan di pelabuhan tersebut akibat pembatasan 50 persen kapasitas angkutan kapal guna mencegah penyebaran Covid-19. - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA – Meski BPS mencatat adanya kenaikan jumlah penumpang di sejumlah moda transportasi, tetapi transportasi angkutan barang justru terkoreksi per November 2021.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono mengatakan angkutan barang yang menggunakan transportasi laut turun 2,72 persen yakni 28,26 juta ton dibandingkan dengan pada Oktober 2021. Sebaliknya, secara tahunan ada penurunan sebesar 4,07 persen.

"Agak beda memang untuk angkutan barang yang menggunakan transportasi laut  juta ton pada November ini sedikit menurut 2,72 persen dan year on year turun 4,07 persen," ujarnya, Senin (3/1/2022).

Kondisi serupa juga terjadi untuk angkutan barang menggunakan kereta api yang mengalami tren penurunan dibandingkan dengan pada Oktober 2021 sebesar 7,69 persen yakni 4,6 juta ton. Kendati demikian, ada kenaikan 8,45 persen secara tahunan. 

Sebelumnya, BPS merilis adanya data pergerakan penumpang di semua moda transportasi per November 2021.

Margo mengatakan data pergerakan penumpang tersebut sejalan dengan adanya perbaikan mobilitas pada akhir tahun 2021. Pergerakan penumpang penerbangan domestik pada November 2021 adalah sebanyak 3,5 juta orang atau naik 19,81 persen dibandingkan Oktober 2021. Secara tahunan, pergerakan penumpang naik sebesar 17 83 persen.

Senada, pertumbuhan penumpang pesawat juga terjadi untuk penerbangan internasional sebesar 42,26 persen atau menjadi 74.400 orang dibandingkan dengan pada Oktober 2021. Bahkan secara tahunan, terjadi kenaikan  sebesar 66,4 persen.

"Hal serupa juga terjadi untuk penumpang kereta api menjadi 15,3 juta penumpang atau naik 15,6 persen secara dibandingkan dengan pada Oktober 2021 dan tumbuh 11,6 persen secara tahunan," katanya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BPS Angkutan Barang
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top