Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Antisipasi Lonjakan PMI, AP II Usul Fasilitas Genome di Bandara

PT Angkasa Pura II (Persero) meminta kepada Kementerian Kesehatan untuk memfasilitasi bandara kelolaannya dengan genome sequencing.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 03 Januari 2022  |  12:00 WIB
Sejumlah penumpang berada di konter check-in di Terminal IA Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (17/3/2020). PT Angkasa Pura II (Persero) memprediksi jumlah penumpang pada kuartal I/2020 bisa berkurang sebesar 218.000 orang atau sekitar 1 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu akibat wabah virus corona (COVID-19) yang menyebabkan aktivitas penerbangan domestik dan internasional berkurang. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Sejumlah penumpang berada di konter check-in di Terminal IA Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (17/3/2020). PT Angkasa Pura II (Persero) memprediksi jumlah penumpang pada kuartal I/2020 bisa berkurang sebesar 218.000 orang atau sekitar 1 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu akibat wabah virus corona (COVID-19) yang menyebabkan aktivitas penerbangan domestik dan internasional berkurang. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II mengusulkan kepada Kementerian Kesehatan agar fasilitas genome sequencing dapat disediakan di bandara. 

Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin mengatakan hal tersebut dibutuhkan agar impor mutasi Covid-19 bisa dicegah lebih awal di pintu kedatangan via bandara.

Saat ini bandaranya telah menyiapkan  prosedur kesehatan dalam mengantisipasi kedatangan ribuan wisatawan dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari luar negeri yang melonjak pada Januari 2022.

Setiap harinya, tuturnya, ada 3.500-4.000 orang yang datang ke Bandara Soekarno - Hatta (Soetta) baik WNI dan WNA dari luar negeri, termasuk PMI.

"Saya menyarankan ke Kemenkes apakah bisa diberi atau tidak fasilitas genome sequencing di bandara. Kan kami punya biosafety lab level dua, jadi langsung ketahuan," ujarnya, Senin (3/1/2022).

Dia menyampaikan sejauh ini bandara yang berada di bawah kelola AP II sudah melaksanakan prosedur penerimaan penumpang internasional seperti pelayanan tes RT-PCR on arrival.

Prosedur pendaratan pun dijaga ketat oleh petugas bandara maupun Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Jika ada yang terdeteksi positif, maka sampel pengetesan akan dibawa ke laboratoriun yang punya fasilitas genome sequencing.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sempat memperkirakan adanya kedatangan 5.000 pekerja dan wisatawan melalui jalur udara pada 7-9 Januari 2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

angkasa pura ii WNA pekerja migran omicron
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top