Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Top 5 News Bisnisindonesia.id: Semangat Baru 2022 Hingga Rentetan Capaian Lifting Migas yang Catatkan Penurunan

Presiden Jokowi mengajak semua pihak untuk menyongsong 2022 dengan semangat baru dan bekerja untuk Indonesia Maju.
Nurbaiti
Nurbaiti - Bisnis.com 01 Januari 2022  |  12:58 WIB
Presiden Jokowi Widodo (Jokowi) menyampaikan sambutan dalam acara peletakan batu pertama (groundbreaking) Rumah Sakit (RS) Internasional Bali di Kota Denpasar, Provinsi Bali, Senin, 27 Desember 2021 / BPMI Setpres
Presiden Jokowi Widodo (Jokowi) menyampaikan sambutan dalam acara peletakan batu pertama (groundbreaking) Rumah Sakit (RS) Internasional Bali di Kota Denpasar, Provinsi Bali, Senin, 27 Desember 2021 / BPMI Setpres

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa segala ujian sepanjang 2021 telah menguatkan dan menyatukan bangsa Indonesia.

Presiden mengatakan segala ujian, seperti pandemi Covid-19, resesi ekonomi, dan situasi ketidakpastian yang tinggi, telah menempa bangsa Indonesia pada 2021.

Untuk itu, Jokowi mengajak semua pihak untuk menyongsong 2022 dengan semangat baru dan bekerja untuk Indonesia Maju.

Di sisi lain, perekonomian nasional yang mulai pulih dari dampak pandemi Covid-19 dinilai masih memerlukan dorongan agar dapat tumbuh lebih cepat.

Sejumlah langkah yang diperlukan, antara lain dengan menjaga suku bunga penjaminan LPS pada level yang tetap memberikan ruang terhadap suku bunga simpanan untuk berada pada level yang rendah, sehingga suku bunga pinjaman dapat melanjutkan tren penurunan yang sedang terjadi saat ini.

Optimisme dan semangat baru yang dikobarkan Presiden dalam menyongsong tahuh ini menjadi salah satu pilihan Bisnisindonesia.id.

Selain itu, juga ada beragam kabar ekonomi dan bisnis yang dikemas secara mendalam dan analitik juga tersaji dari meja redaksi Bisnisindonesia.id.

Berikut intisari dari top 5 News Bisnisindonesia.id yang menjadi pilihan editor, Sabtu (1/1/2022):

 

Pacu Pemulihan Bisnis UMKM, Alokasi KUR 2022 Naik 31 Persen 

Pemerintah memutuskan untuk menaikkan plafon penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) untuk periode 2022 dengan tetap mempertahankan tingkat bunga di level 6 persen guna mendukung percepatan pemulihan kinerja pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Rapat Koordinasi Komite Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM memutuskan plafon KUR untuk tahun 2022 menjadi Rp373,17 triliun, dengan suku bunga tetap 6 persen. Nilai itu meningkat 31 persen dibanding plafon tahun 2021 yang sebesar Rp285 triliun.

Keputusan itu diambil dalam rapat koordinasi yang diselenggarakan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian melalui Sekretariat Komite Kebijakan Pembiayaan Bagi UMKM, Rabu (29/12/2021).

Rapat itu sekaligus mengevaluasi penyaluran KUR tahun 2021 dan memutuskan berbagai kebijakan yang akan menjadi dasar pelaksanaan program KUR pada 2022.

Pemerintah turut menyesuaikan beberapa kebijakan KUR, antara lain perubahan plafon KUR Mikro tanpa agunan tambahan, yang sebelumnya di atas Rp10 juta—Rp50 juta menjadi di atas Rp10 juta hingga Rp100 juta.

 

Kaleidoskop Industri Asuransi: 2021, Tahun Penuh Tantangan 

Tahun 2021 di industri asuransi ditandai oleh polemik pada sejumlah badan usaha yang tak kunjung usai. Kesalahan manajemen, kegagalan investasi, gagal bayar, hingga meningkatnya aduan konsumen menjadikan industri ini sangat disorot.

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) menyebut bahwa pengaduan di sektor asuransi meningkat sepanjang tahun ini.

Terdapat 2.152 pengaduan terkait dengan sektor jasa keuangan sepanjang tahun ini dan aduan tersebut didominasi oleh sektor asuransi.

Aduan di sektor asuransi didominasi oleh penolakan klaim dari perusahaan asuransi. Kemudian, diikuti dengan aduan tentang mis selling produk asuransi.

Lalu, kepailitan dan gagal bayar perusahaan asuransi yang dinilai menjadi alibi perusahaan tidak membayarkan klaim.

 

Jalan Tol 2021 Capai 2.489,2 Km, Bergerak Menuju 3.500 Km 

Total panjang jalan tol yang telah beroperasi di seluruh Indonesia pada akhir 2021 mencapai 2.489,2 kilometer.

Pemerintah terus melanjutkan pembangunan sejumlah proyek jalan tol yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN), sesuai dengan Peraturan Presiden No. 56/2018 tentang Perubahan Kedua atas Perpres 3/2016 tentang Percepatan Pelaksanaan PSN.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menegaskan kehadiran jalan tol yang terhubung dengan kawasan-kawasan produktif seperti kawasan industri, pariwisata, bandara, dan pelabuhan akan dapat mengurangi biaya logistik dan meningkatkan daya saing produk dalam negeri.

 

2022, Presiden Ingin Semangat Baru, Ekonomi Masih Perlu Dorongan 

Dengan berbagai tempaan yang dihadapi sepanjang 2021, Presiden Joko Widodo mengajak semua pihak untuk menyongsong 2022 dengan semangat baru dan bekerja untuk Indonesia Maju.

Presiden mengatakan sepanjang 2021, bangsa Indonesia berkutat dengan dua kerja besar yakni memutus rantai virus dan menjaga perekonomian agar tetap tumbuh.

Pandemi dan ekonomi, kata Kepala Negara, ibarat dua tubuh di ujung ayunan yang harus dijaga agar tetap seimbang. Menurut dia, pandemi sejauh ini sudah semakin melandai.

Dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) juga memperpanjang masa relaksasi denda keterlambatan pembayaran premi penjaminan kepada bank peserta penjaminan LPS hingga 2022.

 

Lifting Migas 2021, Tahun Pembuktian yang Tidak Bisa Dibuktikan 

Seperti yang sudah diduga sebelumnya, capaian produksi siap jual atau lifting minyak dan gas bumi tahun ini tidak mencapai target. Capaian lifting tersebut bahkan kembali turun dibandingkan dengan capaian pada tahun lalu. Realisasi lifting migas 2021 juga lebih rendah dibandingkan dengan target yang ditetapkan.

Dengan demikian, capaian lifting tahun ini kembali menambah rentetan catatan penurun produksi yang dihasilkan oleh lapangan-lapangan migas Indonesia.

Pasalnya, proyeksi lifting pada kisaran 660.000 bph itu tercatat lebih rendah jika dibandingkan dengan realisasi lifting pada tahun lalu 706.000 bph dengan realisasi lifting gas bumi gas sebesar 5.461 MMScfd.

Padahal, realisasi pada tahun lalu telah mencatatkan penurunan dari tahun sebelumnya. Pada 2019, realisasi lifting minyak Indonesia tercatat masih berada pada 746.000 BOPD dan realisasi lifting gas bumi 5.934 MMscfd.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lifting minyak pemulihan ekonomi Top 5 News Bisnisindonesia.id

Sumber : Bisnisindonesia.id

Editor : Nurbaiti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top