Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemenaker Dorong Lapangan Kerja Baru Lewat Dua Program Ini

Kemenaker mendorong lapangan kerja baru melalui dua program utama.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 28 Desember 2021  |  18:24 WIB
Pencari kerja memadati Indonesia Career Expo, di International Convention Exhibition (ICE) BSD, Serpong , Tangerang Selatan, Jumat (8/9). - JIBI/Endang Muchtar
Pencari kerja memadati Indonesia Career Expo, di International Convention Exhibition (ICE) BSD, Serpong , Tangerang Selatan, Jumat (8/9). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mendorong terbukanya lapangan kerja baru melalui Program Tenaga Kerja Mandiri (TKM) dan Padat Karya.

Langkah itu diambil sebagai solusi atas banyaknya pekerja atau buruh yang dirumahkan bahkan mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) oleh perusahaannya selama Pandemi Covid-19.

"Bu Menaker Ida Fauziyah telah mencanangkan Sembilan Lompatan Besar Kemnaker yang salah satunya, yakni transformasi perluasan kesempatan kerja lewat program Tenaga Kerja Mandiri (TKM) dan Padat Karya," kata Staf Ahli Menteri Ketenagakerjaan bidang Ekonomi Aris Wahyudi melalui siaran pers, Selasa (28/12/2021).

Hal itu disampaikan Aris berkaitan dengan Kunjungan Kerja Reses Pimpinan dan Anggota Komisi IX DPR RI di Kantor Bupati Kulon Progo, DIY, Senin (27/12/2021).

Berdasarkan informasi dan data yang diterima, Aris menambahkan, masyarakat di kota pelajar itu telah mendapatkan akses manfaat dan memperoleh program tersebut pada 2020 dan 2021.

"Pada 2021 tercatat sebanyak 300 orang penerima manfaat dari tahun sebelumnya 80 orang untuk Program TKM. Selain itu, untuk Program Padat Karya sendiri juga menyasar masyarakat DIY, di mana pada 2020 sebanyak 3.000 orang dan mengalami kenaikan dua kali lipat, 6.000 orang penerima manfaat pada 2021," ujarnya.

Setelah itu, Rombongan Kunjungan Kerja Reses Anggota Komisi IX DPR RI bersama Kementerian Ketenagakerjaan melanjutkan kunjungan ke Balai Latihan Kerja dan Pengembangan Produktivitas Dinas Tenaga Kerja Yogyakarta.

Pada kunjungan tersebut, Kemnaker akan memberikan bantuan berupa peralatan pelatihan yang akan direalisasikan pada 2022. Hal tersebut guna mendukung pengembangan BLK setempat.

Seperti diberitakan sebelumnya, jumlah pengangguran atau tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada Agustus 2021 mencapai 6,49 persen dari jumlah angkatan kerja atau setara dengan 9,10 juta orang.

Jumlah tersebut lebih rendah dari pada TPT pada Agustus 2020, tetapi lebih tinggi dari TPT pada Februari 2021 yang berada di level 6,26 persen, atau setara dengan 8,75 juta orang.

Kenaikan jumlah pengangguran itu terjadi terlepas dari kondisi manufaktur yang tumbuh. Data BPS menunjukkan, industri pengolahan tumbuh 3,68 persen (year-on-year/yoy) dan tumbuh 2,35 persen (quarter-to-quarter/qtq).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lapangan kerja Kemenaker
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top