Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Paling Krusial, Sektor Darat Harus Bersiap Hadapi Dinamika saat Nataru

Pengawasan mobilitas di sektor darat dinilai paling krusial saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mengingat jalur ini akan dilalui transportasi umum dan angkutan barang.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 23 Desember 2021  |  04:00 WIB
Paling Krusial, Sektor Darat Harus Bersiap Hadapi Dinamika saat Nataru
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy melakukan sidak ke Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Selasa (10/8 - 2021).
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pengawasan mobilitas di sektor darat dinilai paling krusial saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mengingat jalur ini akan dilalui transportasi umum dan angkutan barang, termasuk kendaraan pribadi baik mobil maupun motor.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan pengawasan di lapangan menjadi sangat penting, yang menentukan keberhasilan kebijakan pengetatan protokol kesehatan di masa libur Nataru.

“Apa yang ada di atas kertas, berbeda dengan yang ada di lapangan. Untuk itu, para petugas di lapangan harus siap menghadapi dinamika situasi dan kondisi yang terjadi,” kata Menko Muhadjir, Rabu (22/12/2021).

Meski begitu, dia mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh kepolisian, TNI, bersama pemangku kepentingan terkait, yang telah mempersiapkan penanganan di lapangan dengan baik, seperti menggelar Operasi Lilin, penyediaan fasilitas vaksinasi dan tes antigen di sejumlah titik, penyiapan kebijakan manajemen rekayasa lalu lintas, dan lainnya.

Sementara itu, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi berharap dengan telah diantisipasinya lonjakan mobilitas yang diperkirakan terjadi pada 23 dan 24 Desember 2021, sejumlah skenario penanganan yang telah disiapkan untuk mengendalikan lalu lintas bisa berjalan dengan baik.

“Dalam melakukan pengendalian mobilitas di lapangan, ada tiga instruksi dari Presiden RI Joko Widodo yaitu pertama, lakukan penanganan secara humanis. Kedua, kolaborasi dan koordinasi secara intensif. Dan yang ketiga adalah pro aktif,” ucap Menhub.

Adapun, lanjutnya, upaya pro aktif yang dilakukan misalnya penyediaan fasilitas vaksin dan antigen, pengetesan secara acak (random tes), dan menyiapkan tindakan darurat lainnya apabila terjadi hal di luar dugaan.

Dari segi pengawasan di lapangan, Kapolri Listyo Sigit Prabowo memastikan pihaknya akan melakukan pengawasan dengan optimal melalui sejumlah skenario manajemen rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan secara situasional, yakni penerapan one way, pengalihan arus lalin, contra flow, sistem buka tutup, penutupan rest area, dan lainnya.

“Di satu sisi pemerintah memberikan kesempatan masyarakat untuk beraktivitas. Tetapi masyarakat juga harus menerapkan protokol kesehatan dengan ketat,” tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

menhub Natal dan Tahun Baru kemenko pmk
Editor : Rahmi Yati
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top