Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dharma Polimetal (DRMA) Siap Produksi Kendaraan Listrik Roda Tiga Tahun Depan

Produsen komponen otomotif dari kelompok usaha Triputra Group, PT Dharma Polimetal Tbk. (DRMA) bakal memproduksi kendaraan listrik roda tiga pada tahun depan.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 20 Desember 2021  |  16:25 WIB
Ilustras. - Istimewa
Ilustras. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Produsen komponen otomotif dari kelompok usaha Triputra Group, PT Dharma Polimetal Tbk. (DRMA) bakal memproduksi kendaraan listrik roda tiga pada tahun depan.

Rencana tersebut akan melengkapi portofolio produksi kendaraan jadi perseroan yang saat ini meliputi kendaraan bermotor roda tiga konvensional dan sepeda.

Perusahaan yang baru saja melantai di Bursa Efek Indonesia itu juga mulai memproduksi battery pack dan battery management system untuk kendaraan bermotor roda dua.

“Tahun depan kami mulai produksi electric vehicle untuk three wheels,” kata Presiden Direktur DRMA Irianto Santoso, dalam sebuah siaran langsung, Senin (20/12/2021).

Untuk menghadapi era kendaraan listrik, Irianto mengatakan, perseroan juga telah memproduksi baja dengan kemampuan tarik tinggi atau disebut dengan high tensile steel.

Dia menjelaskan, baterai memiliki beban terbesar dalam komposisi mobil listrik, yakni 450–500 kilogram dari total bobot kendaraan seberat 1.500 kilogram. Dengan demikian, pabrikan membutuhkan kerangka badan kendaraan yang lebih ringan untuk mengompensasi berat baterai.

“Itulah yang kami coba kembangkan lebih dulu, untuk mempersiapkan mesin-mesin agar bisa memproduksi part bodi dengan baja yang mempunyai kekuatan tarik lebih tinggi. Itu akan membuat mobil makin ringan,” jelasnya.

Selain itu, di era elektrifikasi, kabel-kabel listrik yang menghubungkan sumber daya dan motor penggerak juga akan berubah dalam hal daya kekuatannya. Perseroan pun telah bersiap memproduksi kabel untuk kendaraan listrik melalui salah satu anak usahanya.

“Kami sudah bersiap, salah satu kebutuhan yang kami investasi adalah mesin-mesin untuk berkontribusi ke mobil listrik,” ujarnya.

Didirikan pada 1989, perusahaan bertransformasi dari produsen peralatan supermarket, alat kesehatan, dan mulai menjual komponen otomotif roda empat pada 2006. Irianto mengatakan, saat ini DRMA memasok komponen ke hampir semua pemain otomotif di Indonesia.

Mulai tahun ini, DRMA juga menjadi pemasok untuk Hyundai Creta, kendaraan yang disebut-sebut 100 persen produksi dalam negeri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kendaraan Listrik Dharma Polimetal
Editor : Lili Sunardi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top