Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PLN Kembangkan EBT di Lokasi Wisata Prioritas

Salah satu contoh konkret PLN dalam mendukung pemenuhan suplai listrik di kawasan Green Tourism di Indonesia adalah dengan melakukan upaya konversi ke pembangkit berbasis EBT pada destinasi yang masih mengandalkan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD). 
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 18 Desember 2021  |  00:10 WIB
Penampakan udara Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Sebira 400 kWp.  - PLN Enjiniring
Penampakan udara Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Sebira 400 kWp. - PLN Enjiniring

Bisnis.com, JAKARTA — PT PLN (Persero) berencana terlibat dalam pengembangan energi baru terbarukan pada lokasi wisata prioritas yang masih menggunakan pembangkit diesel. Langkah ini dilakukan untuk mendukung wisata hijau atau green tourism. 

Perseroan menyatakan dukungannya dalam target pemerintah mencapai netral karbon pada 2060 dengan menjangkau sektor pariwisata. Hal ini sejalan dengan hasil Deklarasi KTT Iklim COP26 di Glasgow.
 
Executive Vice President of Engineering and Technology PLN Zainal Arifin mendukung rencana pengembangan pembangkit EBT pada lokasi Green Tourism.
 
"Jadi untuk kawasan wisata yang menonjolkan Green Tourism kita akan support energi listriknya juga dengan green energy," katanya dalam keterangan resmi, Jumat (17/12/2021). 
 
Salah satu contoh konkret PLN dalam mendukung pemenuhan suplai listrik di kawasan Green Tourism di Indonesia adalah dengan melakukan upaya konversi ke pembangkit berbasis EBT pada destinasi yang masih mengandalkan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD). 
 
"Seperti di Wakatobi kita sudah memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan baterai. Secara bertahap PLTD akan kita ganti dengan PLTS," terangnya.

Dari 10 kawasan pariwisata prioritas, PLN berencana mengembangkan PLT EBT bagi daerah dengan keterbatasan suplai listrik. 
 
“Dari 10 lokasi, yang pas-pasan hanya Morotai. Tapi kami sudah ada planning tahun depan untuk memasang Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) 10 Mega Watt (MW), jadi secara suplai sebetulnya tidak ada masalah," ucapnya.
 
Untuk meningkatkan keandalan di beberapa kawasan pariwisata prioritas nasional, PLN juga menerapkan layanan Zero Down Time, atau layanan tanpa padam. Saat ini destinasi yang sudah disiapkan untuk layanan ini adalah kawasan wisata Borobudur dan Labuhan Bajo.
 
"Kami melihat kedua destinasi wisata ini banyak dikunjungi oleh wisatawan asing dengan beragam latar belakang sehingga menjadi representasi negara. Jika kita bisa memberikan layanan Zero Down Time di sana, tentunya bisa memberikan value buat PLN," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN listrik energi terbarukan
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

To top