Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Industri Plastik Hilir Hadapi Pemulihan Tak Merata

Konsumsi plastik pada saat normal sebesar 6 juta ton per tahun. Tahun lalu, produksinya hanya sekitar 30 persen.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 08 Desember 2021  |  20:26 WIB
Industri Plastik Hilir Hadapi Pemulihan Tak Merata
Peserta mengoperasikan mesin cetak kemasan seusai pembukaan pameran INDOPLAS, INDOPACK, dan INDOPRINT 2016 di Jakarta - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA - Pemulihan di industri plastik hilir terpantau belum merata. Ketua Umum Asosiasi Plastik Hilir Indonesia (Aphindo) Henry Chevalier mengatakan pertumbuhan konsumsi produk plastik hilir berupa kemasan pada tahun ini berkisar 10 persen.

Pertumbuhan tersebut lebih banyak dinikmati oleh sektor barang konsumer seperti botol minum dan produk-produk farmasi. Sementara itu, produk kebutuhan rumah tangga, belum mengalami pemulihan dari penurunan tajam sejak awal 2020.

"Banyak juga industri belakangan ini, mengalami kendala bahan baku yang diimpor, karena kendala transportasi," kata Henry saat dihubungi Bisnis, Rabu (8/12/2021).

Menurut catatan Aphindo, konsumsi plastik pada saat normal sebesar 6 juta ton per tahun. Tahun lalu produksinya hanya sekitar 30 persen. Dengan peningkatan 10 persen pada tahun ini, artinya industri belum kembali pada kondisi sebelum pandemi.

Adapun pemulihan pada tahun depan sangat bergantung pada pembukaan pariwisata khususnya untuk turis mancanegara. Penurunan konsumsi plastik di sektor pariwisata selama pandemi diakui menjadi pukulan dan berdampak ganda terhadap sektor kemasan.

"Hotel bintang 3 hingga 5 itu hampir 30 persen menggunakan kemasan plastik seperti botol minuman, Ketika pariwisata anjlok, berdampak kepada industri plastik," ujarnya.

Pembatalan PPKM level 3 serentak pada libur Natal dan Tahun Baru diharapkan juga akan meningkatkan konsumsi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

plastik industri plastik
Editor : Novita Sari Simamora

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    back to top To top