Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dukung Net Zero Emmision Indonesia, Visi APRIL2030 Catat Kemajuan

APRIL2030 fokus untuk memberikan kontribusi positif terhadap iklim, alam dan masyarakat sembari tumbuh menjadi perusahaan yang berkelanjutan.
Media Digital
Media Digital - Bisnis.com 30 November 2021  |  13:13 WIB
Foto: dok. APRIL
Foto: dok. APRIL

Bisnis.com, JAKARTA- Produsen pulp dan kertas berkelanjutan, Asia Pacific Resources International Limited (APRIL Group) mencatatkan sejumlah kemajuan dalam realisasi komitmen keberlanjutan APRIL2030, yang juga mendukung realisasi peta jalan net zero emission Indonesia pada 2060 atau lebih cepat.

Diluncurkan pada akhir tahun lalu, APRIL2030 fokus untuk memberikan kontribusi positif terhadap iklim, alam dan masyarakat sembari tumbuh menjadi perusahaan yang berkelanjutan. Komitmen ini ingin memberikan solusi terhadap 18 target di empat bidang- Iklim Positif, Lanskap yang Berkembang, Kemajuan Inklusif, dan Pertumbuhan Berkelanjutan.

“Sejalan dengan prioritas pemerintah untuk merealisasikan strategi jangka panjang rendah karbon dan ketahanan iklim serta menjawab konsensus global akan pentingnya peran swasta untuk memitigasi perubahan iklim, APRIL menjalankan sejumlah strategi demi mengendalikan emisi kami sendiri,” ujar Sihol Aritonang, Direktur Utama PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), unit operasional April Group, Senin (29/11/2021).

Dia melanjutkan, dalam setahun terakhir, APRIL mengoptimalkan penggunaan energi terbarukan lewat pembangunan pembangkit listrik tenaga surya yang mendukung komitmen iklim positif, satu dari empat pilar dalam APRIL2030. 

Pembangunan pembangkit listrik ini, tuturnya, mendukung komitmen APRIL dalam merealisasikan penggunaan sumber energi terbarukan untuk kebutuhan pabrik hingga 90% sekaligus menurunkan kadar emisi karbon produk hingga 2030 nanti.

Foto: dok. APRIL

Saat ini, APRIL telah menyelesaikan tahap pertama proyek instalasi solar panel sebesar 1 Megawatt dari rencana total 20 Megawatt di lokasi operasional perusahaan di Pangkalan Kerinci, Provinsi Riau. Jika telah terpasang sepenuhnya pada 2025, APRIL akan menjadi salah satu perusahaan swasta yang memiliki teknologi panel surya terbesar di Indonesia. 

“Pembangunan pembangkit listrik tenaga surya ini tidak bisa kami lakukan tanpa dukungan dari pemerintah, khususnya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan  yang telah memberikan kami izin untuk melakukan inovasi pembangunan solar panel diatas landfill yang sudah ditutup,” ujarnya.

Menurutnya, dengan kapasitas 1 MW saja, pihaknya bisa mendapatkan suplai 2-3% listrik untuk operasional lapangan. Tahun depan, katanya, APRIL akan membangun pembangkit listrik tenaga surya dengan kapasitas sebesar 4 megawatt.

Upaya APRIL untuk membangun pembangkit listrik ini pun menurutnya sebagai bagian dari pemanfaatan landfill yang sudah ditutup.

“Pembangunan pembangkit listrik tenaga Surya ini tidak bisa lakukan tanpa dukungan dari pemerintah khususnya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang telah memberikan kami izin untuk melakukan inovasi pembangunan solar panel diatas landfill yang sudah ditutup,” ujarnya.

Selain itu, APRIL juga mendukung penyediaan 2 bus listrik untuk mobilitas karyawan sebagai langkah awal mendukung terciptanya transportasi rendah karbon di wilayah operasional perusahaan, yang merupakan bagian dari rencana tahap pertama.

"Tahap ini kami masih belajar bagaimana mengelolanya. Jasa transportasi di areal kerja kami pihak ketigakan dengan UMKM di sekitar lokasi dan mereka akan kami arahkan secara bertahap untuk menyediakan angkutan hemat energi," pungkasnya.

Foto: dok. APRIL

Kontribusi untuk Alam dan Masyarakat

Dalam setahun terakhir, APRIL juga mencatatkan perkembangan yang signifikan dalam komitmennya untuk menciptakan kontribusi yang positif terhadap alam dan masyarakat sekaligus tumbuh menjadi perusahaan yang semakin berkelanjutan.

Untuk memajukan Lanskap yang Berkembang, APRIL telah membangun laboratorium penelitian di fasilitas Eco-Camp yang akan mendukung penelitian berkelanjutan mengenai ilmu lahan gambut tropis. Tak hanya itu, APRIL terus melanjutkan kegiatan restorasi dan konservasi hutan di seluruh areal konsesi perusahaan dan mitra, termasuk proyek restorasi terbesar di Pulau Sumatra, Restorasi Ekosistem Riau,

“Komitmen di bidang konservasi dan restorasi ini selaras untuk mendorong target pemerintah dalam tercapainya net sink dari sektor kehutanan dan penggunaan lahan lainnya pada 2030 (FOLU Net Sink), sehingga target nol emisi karbon Indonesia dapat tercapai pada 2060 atau lebih cepat,” jelas Sihol.

APRIL juga terus merealisasikan komitmen Kemajuan Inklusif untuk masyarakat melalui serangkaian inisiatif transformatif dalam peningkatan pelayanan kesehatan, pendidikan, kesetaraan gender hingga upaya menekan kemiskinan di sekitar wilayah operasional. Salah satunya dengan memperluas dukungan peningkatan kualitas pendidikan ke 172 sekolah, termasuk beberapa sekolah di luar radius 50 km dari wilayah operasional perusahaan.

Foto: dok. APRIL

APRIL juga bekerja sama dengan Tani Foundation, bagian dari Tani Hub untuk membantu petani lokal di sekitar wilayah operasional dalam bentuk pelatihan peningkatan kemampuan sehingga dapat mengembangkan perencanaan produksi di bidang pertanian yang lebih efektif.

Untuk mendukung Pertumbuhan Berkelanjutan dalam operasionalnya, APRIL memperkenalkan serangkaian proyek khusus untuk mengurangi penggunaan air dan meningkatkan daur ulang air limbah pada 2021.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rapp april
Editor : Media Digital

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top