Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hemat Listrik dan Air, Gedung Utama Kementerian PUPR Raih Penghargaan Subroto

Gedung Utama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menerima Penghargaan Subroto Bidang Efisiensi Energi (PSBE) 2021 untuk kategori Penghematan Energi di Instansi Pemerintah dengan subkategori Gedung Lama.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 22 November 2021  |  12:20 WIB
Gedung Utama Kementerian PUPR. - Istimewa
Gedung Utama Kementerian PUPR. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Gedung Utama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menerima Penghargaan Subroto Bidang Efisiensi Energi (PSBE) 2021 untuk kategori Penghematan Energi di Instansi Pemerintah dengan subkategori Gedung Lama.

Penghargaan itu diberikan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) atas komitmen Kementerian PUPR dalam upaya pengurangan dampak lingkungan yang diterapkan pada bangunan gedung utama dengan mengadopsi konsep Bangunan Gedung Hijau (BGH).

Penghargaan yang secara rutin digelar sejak 2012 itu merupakan apresiasi Kementerian ESDM bagi pemangku kepentingan di sektor bangunan dan industri yang berhasil menerapkan upaya efisiensi, serta konservasi energi.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa sejalan dengan komitmen Indonesia dalam menghadapi isu lingkungan, Kementerian PUPR terus ikut berkontribusi dalam pengurangan emisi karbon melalui berbagai pembangunan infrastruktur.

Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, Kementerian PUPR melaksanakan pembangunan gedung hijau, pasar tradisional dan rumah susun (rusun) hemat energi, kebun raya dan ruang terbuka hijau, serta pembangunan TPA sampah dengan teknologi sanitary landfill dan incinerator.

Gedung Utama Kementerian PUPR sendiri dibangun dengan konsep green building dengan estimasi penghematan listrik sekitar 40 persen, dan penghematan konsumsi air hingga 35 persen.

“Desain keseluruhan gedung memperhatikan lebih banyak penerangan alami dari sinar matahari pada siang hari, serta menerapkan sensor penerangan yang secara otomatis akan memadamkan lampu ketika tidak ada orang di ruangan,” ujarnya dalam siaran pers, Senin (22/11/2021).

Kawasan Kampus PUPR juga menerapkan sistem daur ulang penggunaan air untuk menghemat konsumsi air melalui sistem rainwater harvesting, recycling, dan reuse.

Air hujan yang turun di area resapan dialirkan masuk dalam drainase, selanjutnya ditampung dalam ground water tank dan didaur ulang sebagai air untuk menyiram tanaman, flushing urinoir, dan suplai air untuk cooling tower.

Selain itu, ruangan kantor di setiap lantai dilengkapi dengan toilet, musala beserta tempat wudu, pantry dan ruangan ibu dan anak (nursery) agar memberikan kenyamanan pegawai untuk keperluan menyusui atau pumping.

Area sekitar Gedung juga dilengkapi dengan jalur pejalan kaki dengan guiding block untuk pengguna difabel dan taman sebagai ruang terbuka hijau dengan bangku-bangku taman.

Plt. Kepala Biro Umum Kementerian PUPR Edy Juharsyah menuturkan, Biro Umum selaku pengelola gedung terus berusaha memegang teguh komitmen untuk menjaga gedung utama tetap fungsional sebagai bangunan gedung hijau.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kementerian PUPR
Editor : Lili Sunardi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top