Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SMF Gulirkan Rp3,85 Triliun untuk Dukung KPR FLPP

Hingga Oktober 2021, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF telah berhasil mengalirkan Rp3,85 triliun sebagai dana pendamping untuk mendukung penyaluran kredit pemilikan rumah melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 02 November 2021  |  20:34 WIB
Pekerja beraktifitas di proyek pembangunan perumahan di Bogor, Jawa Barat, Senin (30/3/2020). Bisnis - Abdurachman
Pekerja beraktifitas di proyek pembangunan perumahan di Bogor, Jawa Barat, Senin (30/3/2020). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, LAMPUNG – Hingga Oktober 2021, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF telah berhasil mengalirkan Rp3,85 triliun sebagai dana pendamping untuk mendukung penyaluran kredit pemilikan rumah melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Dana tersebut digunakan untuk membangun 106.014 unit rumah dari target yang ditetapkan sebanyak 178.728 unit.

Sejak Agustus 2018 hingga saat ini, Perseroan telah berhasil merealisasikan penyaluran dana kredit pemilikan rumah (KPR) FLPP sebanyak Rp8,27 triliun untuk 239.082 unit rumah yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan bahwa pemerintah akan terus mendorong ketersediaan akses perumahan yang layak dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Harapannya, perumahan yang layak dapat memberikan dampak sosial dan ekonomi yang positif, khususnya untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Selain dijadikan sebagai tempat tinggal, banyak dari rumah warga yang juga berfungsi sebagai tempat usaha kecil yang menghidupkan ceruk ekonomi warga masyarakat di daerah tersebut,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (2/11/2021).

Dukungan SMF pada Program KPR FLPP merupakan realisasi dari peran Perseroan sebagai fiscal tools Pemerintah.

SMF berperan dalam mengurangi beban fiskal pemerintah dengan membiayai 25 persen pendanaan KPR FLPP, sehingga pemerintah hanya menyediakan 75 persen dari total pendanaan FLPP dari yang semula sebesar 90 persen.

Dalam menjalankan program tersebut, Perseroan bersinergi dengan Badan Layanan Umum Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (BLU PPDPP) dalam mengalirkan dana pendampingan porsi perbankan untuk Pembiayaan KPR FLPP yang ditujukan kepada bank penyalur.

Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo menuturkan, dana yang dialirkan perseroan dalam mendukung program KPR FLPP merupakan amanat pemerintah melalui Kementerian Keuangan kepada SMF.

“Ini merupakan wujud dari kehadiran negara untuk mendukung peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya MBR. Di mana dana yang dialirkan untuk KPR subsidi berasal dari APBN yang digunakan sebesar-besarnya demi kesejahteraan masyarakat Indonesia,” tuturnya.

Dia berharap, dukungan SMF pada Program KPR FLPP juga akan memberikan multiplier effect bagi sektor perumahan, sehingga dapat ikut menggerakan 170 industri turunan lainnya di sektor perumahan dan akan menciptakan penyerapan tenaga kerja, perbaikan kualitas hidup masyarakat, serta mendorong percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kpr flpp smf
Editor : Lili Sunardi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top