Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

56.085 Orang Datang dari Luar Negeri, Sebagian Besar Pekerja Migran

PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II mencatat 56.085 penumpang dari luar negeri tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada 19 September–16 Oktober 2021. Dari jumlah tersebut, mayoritas adalah pekerja migran Indonesia (PMI).
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 19 Oktober 2021  |  16:20 WIB
Karyawan menggunakan masker saat beraktivitas di Terminal 3 Keberangkatan Internasional, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Senin (27/1/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Karyawan menggunakan masker saat beraktivitas di Terminal 3 Keberangkatan Internasional, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Senin (27/1/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II mencatat 56.085 penumpang dari luar negeri tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada 19 September–16 Oktober 2021. Dari jumlah tersebut, mayoritas adalah pekerja migran Indonesia (PMI).

Senior Manager of Branch Communication & Legal Bandara Soekarno-Hatta M. Holik Muardi mengatakan bahwa dari 56.085 penumpang yang datang dari luar negeri, 29.270 orang melakukan karantina di Wisma Atlet, sedangkan 26.815 orang lainnya karantina di hotel.

“Sejalan dengan ketentuan di dalam Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 85/2021, sebanyak 56.085 orang penumpang dari luar negeri tersebut juga telah menjalani tes RT-PCR saat kedatangan di bandara,” ujarnya dikutip Selasa (19/10/2021).

Sejalan dengan kedatangan para PMI tersebut, Holik berharap, seluruh stakeholder bersama-sama menjaga dan meningkatkan implementasi penerapan protokol kesehatan di Bandara Soekarno-Hatta.

Seperti diketahui, bagi penumpang pesawat dari luar negeri yang mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, ditetapkan tempat akomodasi karantina adalah di Wisma Atlet Pademangan dan hotel yang mendapat rekomendasi dari Satgas Penanganan Covid-19.

Hotel itu pun harus sudah memenuhi syarat dan ketentuan dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) terkait kebersihan, kesehatan, keamanan, dan kelestarian lingkungan, serta mendapat lampu hijau dari kementerian yang membidangi urusan kesehatan untuk Jakarta dan sekitarnya.

Sesuai Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 85/2021 dan Keputusan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 14/2021, dinyatakan bahwa Wisma Atlet Pademangan sebagai tempat karantina WNI yang pelayanannya mencakup penginapan, makan, transportasi, dan RT-PCR.

Adapun WNI yang dapat melakukan karantina di Wisma Atlet Pademangan adalah yang memenuhi kriteria sebagai PMI, pelajar/mahasiswa yang kembali ke Indonesia setelah mengikuti pendidikan atau melaksanakan tugas belajar di luar negeri, dan pegawai pemerintah yang kembali ke Indonesia setelah melaksanakan perjalanan dinas ke luar negeri.

Sementara itu, bagi penumpang pesawat dari luar negeri yang mendarat di Bandara Soekarno-Hatta dan merupakan WNI di luar ketiga kriteria tersebut, atau warga negara asing (WNA) dapat menjalani karantina di 63 hotel yang menjadi rujukan sebagai tempat akomodasi karantina.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bandara soekarno-hatta Pekerja Migran Indonesia
Editor : Lili Sunardi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top