Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menlu Serukan Penggunaan Nuklir Untuk Tujuan Damai

Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi menyerukan penggunaan nuklir untuk tujuan damai dalam pertemuan General Conference ke-65 Badan Energi Atom Dunia atau International Atomic Energy Agency (IAEA).
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 21 September 2021  |  12:48 WIB
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam pertemuan General Conference ke-65 Badan Energi Atom Dunia atau International Atomic Energy Agency (IAEA). - Istimewa
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam pertemuan General Conference ke-65 Badan Energi Atom Dunia atau International Atomic Energy Agency (IAEA). - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi menyerukan penggunaan nuklir untuk tujuan damai dalam pertemuan General Conference ke-65 Badan Energi Atom Dunia atau International Atomic Energy Agency (IAEA).

Dia menilai bahwa nuklir memang dapat menjadi senjata yang mengerikan. Ancaman terhadap senjata nuklir dan perlombaan senjata nuklir pun masih terus terjadi.

Pun begitu, nuklir juga dapat digunakan untuk tujuan-tujuan yang bermanfaat bagi umat manusia. Untuk itu, Retno meminta agar penggunaan nuklir harus memastikan aspek keselamatan, keamanan dan perlindungan 

“Kita harus terus mendorong penggunaan nuklir untuk tujuan damai,” katanya dalam pernyataan resmi, dikutip Selasa (21/9/2021).

Salah satu upaya tersebut adalah terkait penggunaan teknologi nuklir untuk mengembangkan varietas padi yang unggul. Peneliti Pemuliaan Tanaman Pangan (PAIR) Indonesia telah bekerja sama dengan IAEA dan Badan Pangan Dunia untuk mengembangkan 23 varietas padi baru sejak 2013.

Kiprah Indonesia tersebut diapresiasi oleh dunia internasional, sehingga mendapatkan penghargaan FAO/IAEA Outstanding Achievement Award sebanyak dua kali, yaitu pada 2014 dan 2021.

“Kami merasa terhormat memperoleh FAO/IAEA Outstanding Achievement Award. Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan terhadap dampak sosial ekonomi dari kolaborasi yang kami lakukan, dan bukti kontribusi nuklir terhadap pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Selain itu, teknologi nuklir juga dapat berperan dalam upaya mengatasi pandemi untuk mendeteksi varian virus baru dan mencegah terjadinya pandemi di masa depan.

Retno menyebut bahwa Indonesia berkomitmen terus mendukung IAEA dalam meningkatkan kapasitas ilmu pengetahuan dan teknologi nuklir di negara-negara berkembang melalui kerja sama teknis yang inklusif, termasuk melalui Kerja Sama Selatan-Selatan.

“Mari kita lanjutkan kerja kolektif untuk mempercepat dan memperluas kontribusi energi atom bagi perdamaian, kesehatan, dan kemakmuran, sebagaimana yang tercantum dalam Piagam IAEA.”

Di sisi lain, pemerintah juga sedang mempertimbangkan untuk menggunakan nuklir sebagai salah satu pembangkit listrik di masa depan.

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Ridwan Djamaluddin mengatakan bahwa nuklir adalah opsi yang cukup menarik bagi pembangkit listrik di Indonesia.

Energi nuklir atau radioaktif, menurutnya, bisa menjadi pengganti energi berbasis batu bara atau energi berbasis fosil yang saat ini dikampanyekan untuk dikurangi.

“Sehingga masa depan kita tidak lagi akan menggunakan energi berbasis fosil, maka nuklir adalah opsi yang potensial untuk Indonesia, selain karena kita memiliki cukup banyak bahan bakunya,” katanya belum lama ini.

Adapun, General Conference (GC) ke-65 IAEA berlangsung pada 20–24 September 2021. GC merupakan Konferensi tahunan di Markas PBB Wina sejak 1956 yang diselenggarakan bagi negara-negara anggota IAEA untuk menentukan arah kebijakan IAEA dalam menjamin penggunaan energi dan teknologi nuklir semata-mata untuk tujuan damai.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nuklir retno marsudi
Editor : Lili Sunardi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top