Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dapat Kredit dari BCA, Ini yang Akan Dikerjakan PT Bintaro Serpong Damai

PT Bintaro Serpong Damai, anak usaha PT Infrastructure Tbk. akan mengerjakan sejumlah pengembangan proyek tol yang dikelola perusahaan setelah mendapat fasilitas kredit senilai Rp750 miliar dari PT Bank Central Asia Tbk.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 02 September 2021  |  13:14 WIB
Ilustrasi. - Istimewa
Ilustrasi. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bintaro Serpong Damai, anak usaha PT Infrastructure Tbk. akan mengerjakan sejumlah pengembangan proyek tol yang dikelola perusahaan setelah mendapat fasilitas kredit senilai Rp750 miliar dari PT Bank Central Asia Tbk.

Purwoto, Direktur Utama Bumi Serpong Damai, mengatakan bahwa ada sejumlah proyek infrastruktur yang akan dikerjakan perusahaan setelah mendapatkan dukungan finansial dari BCA, yakni konstruksi penanganan banjir di KM 8 Jalan Tol Pondok Aren–Serpong, konstruksi tidak sebidang Ramp Junction Serpong dengan Exit Ramp Pamulang, serta pembangunan jalan akses Tol Makassar New Port.

“Sesuai dengan permintaan pemerintah daerah setempat untuk mengatasi kemacetan dan banjir di Tangerang Selatan, manajemen siap memulai pembangunan proyek untuk mendukung penyelesaian berbagai masalah di sektor infrastruktur tersebut,” katanya dikutip Kamis (2/9/2021).

Seperti diketahui, konstruksi penanganan banjir di KM 8 merupakan dukungan perusahaan dalam memberikan solusi untuk mencegah terjadinya banjir di Tol Jakarta–BSD/Serpong yang terjadi hampir setiap tahun akibat perubahan tata guna lahan di sekitarnya.

Pembangunan kawasan permukiman di Tangerang Selatan juga mengakibatkan berkurangnya daerah resapan air, sehingga kondisi genangan di Tol BSD terjadi hampir setiap tahun sejak 2008.

Proyek peninggian di KM 8 Tol Pondok Aren–Serpong diharapkan dapat mengatasi banjir yang terjadi akibat penyempitan sungai, sehingga ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi, akses Tol BSD dan Serpong Junction dapat dilalui tanpa adanya hambatan.

Kemudian, konstruksi tidak sebidang Ramp Junction Serpong dengan Exit Ramp Pamulang yang bertujuan untuk menghilangkan potensi weaving di lokasi tersebut.

Selain itu, proyek itu juga bertujuan untuk menghindari terjadinya potensi kecelakaan di daerah Serpong Junction dengan meningkatkan faktor keselamatan bagi para pengguna jalan.

Proyek itu juga diharapkan dapat mengurai kemacetan yang sering terjadi di Jalan Arteri Exit Pamulang (ROW 30) Tangerang Selatan dengan dilakukannya pelebaran jalan dan perbaikan akses.

Sementara itu, Jalan akses Tol Makassar New Port juga sangat diperlukan untuk mendukung beroperasinya Makassar New Port yang berstatus Proyek Strategis Nasional (PSN).

Berdasarkan Rencana Induk Pelabuhan (RIP) pada 2023, seluruh kegiatan bongkar muat peti kemas akan pindah dari pelabuhan lama ke Terminal Makassar New Port, di mana diperkirakan akan melayani bongkar muat peti kemas sebanyak 978.056 Teus.

Untuk tahap awal, pembangunan Jalan Akses Tol Makassar New Port akan menghubungkan pergerakan lalu lintas dari pelabuhan lama ke Makassar New Port, dan dari Jalan Tol Makassar Seksi IV ke Makassar New Port.

Dengan adanya kepercayaan dan dukungan finansial yang diberikan melalui fasilitas kredit investasi ini, pihaknya optimistis dan berharap pembangunan proyek dapat segera dijalankan sesuai target.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nusantara infrastructure proyek infrastruktur
Editor : Lili Sunardi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top