Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mampukah Indonesia Punya Pabrik Cip Semikonduktor?

Membangun fasilitas produksi cip semikonduktor di dalam negeri memilki banyak tantangan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 31 Agustus 2021  |  15:18 WIB
Mampukah Indonesia Punya Pabrik Cip Semikonduktor?
Ilustrasi chip. - Bloomberg
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan Indonesia harus dapat memiliki fasilitas produksi cip semikonduktor secara bertahap. Hal ini sejalan dengan target program subtitusi impor.

"Untuk mencapai target tersebut, tentu dibutuhkan dukungan pemerintah berupa kebijakan dan kemudahan baik fiskal maupun non fiskal. Pemberian insentif dalam rangka penanaman modal merupakan salah satu upaya mendorong investasi industri semikonduktor di Indonesia," kata Menperin saat menghadiri Seminar Web Internasional bertajuk Peluang Industri Indonesia Terkait Isu Global cip Shortage, Selasa (31/8/2021).

Agus memaparkan industri semikonduktor terus mengalami perkembangan dari cip mikrokontroler hingga Artificial Intelegence (AI) cip yang fungsinya semakin kompleks sejalan dengan perkembangan industri 4.0.

Peran strategis industri cip tersebut dinilai semakin strategis dalam pertumbuhan ekonomi global maupun nasional.

"Kita semua memahami akhir akhir ini sejak pandemi COVID-19 muncul, serta tensi politik Amerika Serikat versus China berdampak pada rantai pasokan cip untuk berbagai kebutuhan seperti otomotif, komputer, barang-barang elektronik, dan perangkat telekomunikasi serta perangkat dengan feature Artificial Intelegence. Tentunya, Indonesia harus memikirkan cara cara yang optimal untuk pengamanan industri nasional," ujar Menperin Agus.

Strategi pembangunan industri semikonduktor perlu dilakukan dengan berbagai opsi pengembangannya mengingat industri ini membutuhkan waktu, investasi besar, dan high skill engineer.

"Tantangan ini memberikan peluang baru bagi industri dan start up investor Indonesia untuk melakukan kontrak manufacturing cip yang sedang tumbuh di berbagai negara terutama AS, Jepang, China, Taiwan, Korea Selatan dan negara negara Eropa," ujar Menperin.

Adapun saat ini Indonesia akan mendorong pertumbuhan industri hilir elektronika dan simultan berupaya mengundang investasi industri semikonduktor dunia yang meliputi industri Fabless, Foundry, IDM, dan OSAT.

"Kita ingin memberikan iklim investasi yang kondusif bagi industri semikonduktor secara khusus, maupun industri elektronika secara umum," ujar Menperin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

manufaktur kementerian perindustrian semikonduktor

Sumber : Antara

Editor : Muhammad Khadafi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top