Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lewat REC PLN, Dua Pabrik Otsuka Pakai Listrik Energi Terbarukan

Pabrik PT Amerta Indah Otsuka menggunakan energi terbarukan usai melakukan penandatanganan perjanjian jual beli renewable energy certificate atau REC dengan PLN.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 15 Juli 2021  |  08:13 WIB
Petugas PLN melakukan pemeriksaan listrik. Istimewa - PLN
Petugas PLN melakukan pemeriksaan listrik. Istimewa - PLN

Bisnis.com, JAKARTA - PT Amerta Indah Otsuka (AMIO) melakukan penandatanganan perjanjian jual beli sertifikat energi terbarukan atau renewable energy certificate (REC) dengan PT PLN (Persero) pada Rabu (14/7/2021).

Perjanjian Jual Beli REC AMIO dilaksanakan untuk memenuhi 100 persen penggunaan energi terbarukan yang transparan dan diakui secara internasional di dua pabrik AMIO, yakni Pabrik Sukabumi dan Pabrik Pasuruan.

Secara total, AMIO saat ini dipasok listrik PLN dengan daya mencapai 16,3 mega volt ampere (MVA). Daya tersebut setara dengan kebutuhan listrik bagi sebanyak 12.500 rumah tangga dengan daya 1.300 VA.

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril mengapresiasi kerja sama jual beli REC dengan AMIO. Melalui pembelian REC PLN, AMIO turut menjadi bagian kontributor dalam pengembangan energi terbarukan di Indonesia.

Bob berharap agar kerja sama jual beli sertifikat energi terbarukan ini dapat diikuti oleh industri lain sebagai salah satu opsi klaim penggunaan energi terbarukan di lokasi investasinya.

"Dengan demikian, PLN bersama PT Amerta Indah Otsuka dapat mendorong pertumbuhan pasar nasional energi terbarukan serta mempercepat pencapaian target energi terbarukan di Indonesia," ujarnya, dikutip dari siaran pers, Kamis (15/7/2021).

REC adalah salah satu inovasi produk hijau PLN untuk mempermudah pelanggan dalam pembelian serta mendapatkan pengakuan atas penggunaan energi terbarukan yang sudah ada di Indonesia. Melalui REC, PLN menghadirkan opsi pengadaan lain bagi pelanggan untuk pemenuhan target penggunaan energi terbarukan yang transparan dan diakui secara internasional.

"PLN bekerja sama dengan beberapa mitra, termasuk dengan APX inc, yang merupakan penyedia sistem pelacakan (tracking system) dengan standar internasional. Sistem pelacakan memberikan nomor seri unik untuk setiap REC, sehingga setiap transaksi atau klaim atas REC dapat diverifikasi dan dilacak secara transparan," kata Bob.

Saat ini, imbuh Bob, PLN menyediakan REC dari Pembangkit Listrik Terbarukan Tenaga Panas Bumi (PLTP) Kamojang dengan kapasitas 140 MW. Ke depan, PLN akan mendaftarkan pembangkit listrik terbarukan lain lainnya yang lebih beragam dengan teknologi terkini sesuai kebutuhan industri di Indonesia.

"Karena kami berkomitmen, penjualan REC akan dikembalikan untuk mengembangkan kapasitas pembangkit EBT di Indonesia guna mencapai target nasional energi terbarukan pada tahun 2025," imbuh Bob.

GM PLN UID Jawa Timur Adi Priyanto juga turut mengapresiasi AMIO yang turut serta melestarikan lingkungan dengan cara berpartisipasi untuk berlangganan REC PLN.

"Ini akan menjadi sangat bagus jika perusahaan lain turut serta, sehingga ke depan pembangunan pembangkit EBT bisa lebih marak, bergairah dan memiliki nilai bisnis," kata Adi.

Sementara itu, GM PLN UID Jawa Barat Agung Nugraha berkomitmen untuk bisa memberikan pelayanan terbaik bagi AMIO Sukabumi dengan menghadirkan pasokan listrik yang andal. PLN UID Jawa Barat pun optimistis dapat menjaga dan mengantisipasi agar gangguan dapat dikurangi, bahkan sampai nol gangguan.

"Karena pengurangan atau penghilangan gangguan ini bukan hanya menguntungkan pelanggan tapi juga menguntungkan kami," kata Agung.

As'ad Abdul Wahid, Plant Manager AMIO Pasuruan, sangat mengapresiasi program REC yang dihadirkan oleh PLN. Seiring dengan anjuran dari AMIO pusat di Jepang, adanya program REC memfasilitasi semangat perusahaan terhadap penggunaan energi baru terbarukan dalam kegiatan produksi.

"Listrik adalah energi paling krusial agar kegiatan produksi bisa berlangsung. Kualitas daya listrik juga menjadi concern.dan saya berharap semakin bisa diandalkan, sehingga proses produksi semakin optimal," ujar As'ad.

Melalui REC PLN, AMIO akan memperoleh opsi pengadaan untuk pemenuhan target 100 persen penggunaan EBT yang transparan dan diakui secara internasional. Selain itu,

AMIO turut berkontribusi dalam upaya mengurangi emisi karbon dan pengembangan energi terbarukan di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN energi terbarukan
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top