Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PPKM Darurat, Volume Penumpang KRL Turun Hingga 25 persen

KAI Commuter mencatat jumlah pengguna kembali menurun pada awal pemberlakuan PPKM Darurat di akhir pekan ini hingga 25 persen dibandingkan dengan periode yang sama pekan lalu.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 04 Juli 2021  |  17:20 WIB
Sejumlah calon penumpang KRL Commuter Line memasuki gerbang tiket elektronik di Stasiun Bogor.  - ANTARA Arif Firmansyah
Sejumlah calon penumpang KRL Commuter Line memasuki gerbang tiket elektronik di Stasiun Bogor. - ANTARA Arif Firmansyah

Bisnis.com, JAKARTA – KAI Commuter mencatat jumlah pengguna kembali menurun pada awal pemberlakuan PPKM Darurat di akhir pekan ini hingga 25 persen dibandingkan dengan periode yang sama pekan lalu.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba menjelaskan pada Sabtu (3/7/2021), volume pengguna KRL hanya sebanyak 198.474 pengguna atau turun 24,3 persen dibandingkan dengan pada Sabtu pekan lalu. Sementara hari ini hingga Pk.12.00 WIB, volume pengguna KRL mencapai 59.152 atau turun 25 persen dibandingkan dengan pada Minggu pekan lalu.

“Dari data tersebut, kami mengapresiasi kesadaran masyarakat dan pengguna KRL yang mengikuti himbauan pemerintah dengan tetap melakukan berbagai aktivitas dari rumah. Para pengguna yang masih harus naik KRL juga tetap patuh dengan protokol kesehatan yang berlaku,” ujarnya, Minggu (4/7/2021).

Selanjutnya, dia mengajak seluruh pihak untuk mematuhi dan mengikuti pelaksanaan PPKM Darurat. Menurutnya, KRL sebagai transportasi publik tetap hadir hanya untuk melayani kebutuhan yang sifatnya mendesak. Ketaatan terhadap aturan bekerja dari rumah dapat mengurangi potensi kepadatan di dalam perjalanan KRL serta menghindari penularan Covid-19 untuk menjaga kesehatan masyarakat khususnya para pengguna dan petugas KRL.

“Kami imbau untuk masyarakat yang masih harus keluar rumah dan menggunakan transportasi publik untuk keperluan mendesak, hindari jam-jam puncak kesibukan. Utamakan kesehatan dan keselamatan bersama dengan selalu menjaga jarak aman,” imbuhnya.

Sebagai upaya tambahan untuk memaksimalkan perlindungan bagi sesama pengguna maupun terhadap petugas, KAI Commuter mulai 5 Juli 2021 mewajibkan semua orang yang memasuki area stasiun memakai masker ganda atau masker N95.

Selama tiga hari mendatang KAI Commuter masih akan melakukan sosialisasi untuk kewajiban masker ini dengan membantu menyediakan masker bagi pengguna di sejumlah stasiun. Setelah masa sosialisasi selama tiga hari, setiap orang yang memasuki area stasiun wajib menggunakan masker ganda atau masker N95.

Selama masa PPKM Darurat ini, KAI Commuter juga melakukan rekayasa pola operasi menyesuaikan dengan aturan yang berlaku. Rekayasa operasi berkaitan dengan jam operasional KRL Jabodetabek menjadi Pk.04:00 – 21.00 WIB dengan sebanyak 956 perjalanan KRL per hari. Sementara KRL Yogyakarta - Solo jam operasionalnya menjadi Pk.05.05 – Pk.18.30 WIB dengan sebanyak 20 perjalanan KRL per hari.

Penyesuaian layanan dan operasi KRL khusus dilakukan di Stasiun Maja, Citeras, dan Rangkasbitung. Selama masa PPKM Darurat ini, KRL hanya melayani naik-turun pengguna di Stasiun Maja, Citeras, dan Rangkasbitung pada pagi hari Pk.4.00 – Pk.7.30 WIB, dan sore hari Pk.16.15 – Pk.19.15 WIB. Penyesuaian layanan ini sesuai Surat dari Bupati Lebak nomor 440/2410-GT/VI/2021.

Tak hanya itu, pada masa PPKM Darurat ini KAI Commuter juga memperketat pembatasan jumlah pengguna KRL pada tiap kereta atau gerbongnya. Jumlah pengguna KRL yang dapat berada di dalam satu kereta pada satu waktu adalah 52 orang atau 32 persen dari kapasitas tiap keretanya, berkurang dari yang sebelumnya sejumlah 74 orang atau sekitar 40 persen dari kapasitas.

Dengan aturan pembatasan jumlah pengguna yang baru ini, maka petugas akan membatasi lebih ketat jumlah pengguna sejak memasuki stasiun, masuk gate, hingga menunggu kereta di area peron.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

krl jabodetabek PPKM Darurat
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top