Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kanada Tolak Izin Proyek Batu Bara Thermal

Pembakaran batu bara termal adalah penyumbang terbesar perubahan iklim di dunia dan sumber utama polusi beracun.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 13 Juni 2021  |  06:14 WIB
Seorang pekerja berjalan di atas tumpukan batu bara di Indonesia. - Bloomberg/Dadang Tri
Seorang pekerja berjalan di atas tumpukan batu bara di Indonesia. - Bloomberg/Dadang Tri

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Kanada tidak akan lagi mengizinkan proyek pertambangan batu bara termal mengingat kontribusinya terhadap krisis iklim.

“Proyek atau perluasan penambangan batubara termal baru tidak sejalan dengan ambisi yang ingin dilihat orang Kanada tentang iklim, atau dengan komitmen iklim domestik dan internasional Kanada,” kata Menteri Lingkungan Jonathan Wilkinson dalam sebuah pernyataan saat para pemimpin G7 berkumpul di Inggris untuk pertemuan tatap muka pertama mereka sejak pandemi.

Kanada adalah satu-satunya negara G-7 yang mengalami peningkatan emisi karbon antara 2015 dan 2019, dan Perdana Menteri Justin Trudeau telah menghadapi kritik global atas catatan iklimnya. Pembakaran batu bara termal adalah penyumbang terbesar perubahan iklim di dunia dan sumber utama polusi beracun.

"Dengan demikian, posisi ini akan menginformasikan pengambilan keputusan federal pada proyek pertambangan batu bara termal," kata pemerintah.

Kanada memproduksi 57 juta metrik ton batu bara pada tahun 2019, di mana kurang dari setengahnya, yakni 47 persen adalah batu bara termal yang digunakan untuk menghasilkan listrik, dan sisanya adalah batu bara metalurgi yang digunakan untuk pembuatan baja.

Listrik berbahan bakar batu bara memasok kurang dari 10 persen dari kebutuhan negara dan pemerintah sebelumnya mengatakan akan dihapus seluruhnya pada tahun 2030. Sembilan puluh lima persen ekspor batu bara Kanada tahun 2019 adalah batu bara metalurgi.

Sumber emisi karbon yang jauh lebih besar berasal dari produksi pasir minyak negara itu, yang membutuhkan energi dalam jumlah besar untuk mengekstraksi bitumen dari tambang terbuka.

Awal pekan ini, produsen pasir minyak terkemuka Kanada mengumumkan bahwa mereka akan membangun infrastruktur penangkap karbon untuk mencapai emisi nol bersih pada tahun 2050.

Rencana tersebut mencakup emisi langsung dari operasi perusahaan dan emisi tidak langsung dari utilitas yang menjual listrik kepada mereka, tetapi bukan emisi yang dihasilkan. ketika bahan bakar benar-benar terbakar.

Trudeau telah berjanji bahwa Kanada akan mengurangi emisinya sebesar 40 persen hingga 45 persen di bawah tingkat 2005 pada tahun 2030.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

batu bara kanada perubahan iklim

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top