Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hingga April 2021 Terbangun 122 Stasiun Isi Daya Kendaraan Listrik

Pemerintah memproyeksikan dapat membangun 3.860 tempat pengisian daya kendaraan listrik dan 17.000 tempat penukaran baterai di seluruh Indonesia hingga 2025.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 23 April 2021  |  15:34 WIB
Petugas mengisi daya mobil listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di kawasan Fatmawati, Jakarta, Sabtu (12/12 - 2020). Fast charging 50 kW ini didukung berbagai tipe gun mobil listrik. ANTARA FOTO\r\n
Petugas mengisi daya mobil listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di kawasan Fatmawati, Jakarta, Sabtu (12/12 - 2020). Fast charging 50 kW ini didukung berbagai tipe gun mobil listrik. ANTARA FOTO\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah berkomitmen untuk menekan angka emisi gas rumah kaca sebesar 29 persen pada 2030 dengan memperbanyak tempat pengisian daya untuk kendaraan listrik atau charging station.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif mengatakan bahwa pemerintah telah membangun sebanyak 122 tempat pengisian daya kendaraan listrik yang tersebar di 83 lokasi mulai dari komplek perkantoran, perhotelan, pusat perbelanjaan, kawasan parkir hingga area peristirahatan di sepanjang jalur tol.

"Hingga April 2021 telah terbangun 122 unit charging station di 83 lokasi," kata Arifin melalui siaran pers, Kamis (22/4/2021).

Dalam peta jalan program kendaraan listrik nasional, pemerintah memproyeksikan dapat membangun 3.860 tempat pengisian daya kendaraan listrik dan 17.000 tempat penukaran baterai di seluruh Indonesia hingga 2025.

Dalam kurun waktu 4 tahun itu, Indonesia menargetkan angka penggunaan mobil listrik mencapai 19.220 unit, motor listrik 757.139 unit, dan bus listrik mencapai 10.227 unit sebagai salah satu upaya mengatasi masalah serius terkait pencemaran udara dan isu lingkungan terutama di banyak kota besar.

Proyek infrastruktur tempat pengisian daya kendaraan listrik, lanjut Arifin, sejalan dengan upaya percepatan pengembangan kendaraan listrik ramah lingkungan yang ambisius.

Adapun biaya pengisian daya kendaraan listrik di Indonesia senilai Rp1.644,5 sampai dengan Rp2.466,7 per kWh. Harga ini merupakan salah satu yang termurah di dunia.

"Pemerintah memberikan berbagai regulasi dan insentif agar masyarakat beralih menggunakan kendaraan listrik," kata Arifin.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Listrik stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU)

Sumber : Antara

Editor : Zufrizal

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top