Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Usai Evakuasi Trigana Air, Bandara Halim Perdanakusuma Kembali Dibuka

Pesawat kargo Trigana Air mengalami pendaratan darurat pada Sabtu (20/3/2021), di Bandara Halim. Seluruh penerbangan dari Bandara Halim pun langsung dipindahkan ke Bandara Soekarno-Hatta.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 Maret 2021  |  09:39 WIB
Petugas memeriksa pesawat kargo Trigana Air Sevice yang tergelincir saat mendarat pukul 07.33 WIT di Bandara Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Selasa (13/9). - Antara/Iwan Adisaputra
Petugas memeriksa pesawat kargo Trigana Air Sevice yang tergelincir saat mendarat pukul 07.33 WIT di Bandara Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Selasa (13/9). - Antara/Iwan Adisaputra

Bisnis.com, JAKARTA – Bandara Halim Perdanakusuma kembali melayani penerbangan hari ini, Senin (22/3/2021), setelah pesawat kargo Trigana Air dengan nomor registrasi PK-YSF berhasil dievakuasi ke hanggar.

Pesawat tersebut sebelumnya mengalami insiden excursion atau keluar dari landasan bandara. 

“Pesawat kargo Trigana Air yang keluar landasan sudah dipindahkan seluruhnya. Senin 22 Maret 2021, Bandara Halim Perdanakusuma sudah dibuka kembali untuk penerbangan niaga berjadwal,” kata Vice President of Corporate Communication PT Angkasa Pura II Yado Yarismano, dikutip dari tempo.co.

Proses evakuasi pesawat sebelumnya telah kelar dilakukan oleh tim rescue and fire fighting services pada Minggu, 21/3/2021), pukul 15.45 WIB. Pengelola bandara kemudian melakukan pembersihan runway dari serpihan benda asing.  

Pesawat kargo Trigana Air mengalami pendaratan darurat pada Sabtu (20/3/2021), di Bandara Halim. Seluruh penerbangan dari Bandara Halim pun langsung dipindahkan ke Bandara Soekarno-Hatta.

AP II mencatat total ada 49 penerbangan dialihkan. Sebanyak 22 penerbangan merupakan jadwal keberangkatan yang terdiri atas 10 keberangkatan Citilink dan 12 keberangkatan Batik Air, sedangkan 27 penerbangan lainnya adalah jadwal kedatangan yang terdiri atas 10 kedatangan Citilink dan 17 kedatangan Batik Air.

 “PT Angkasa Pura II mengaktifkan SOP Multi-airport System di 4 bandara. Ketika Halim Perdanakusuma ditutup untuk penerbangan sipil, maka Bandara Soekarno-Hatta mendukung dengan melayani penerbangan yang dialihkan dari Halim Perdanakusuma. Sementara, Bandara Internasional Jawa Barat dan Husein Sastranegara dalam posisi siaga,” kata Yado.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bandara halim perdanakusuma trigana air

Sumber : Tempo.co

Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top