Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Insentif PPN Plus Diskon dari Pengembang, Manjur Tarik Konsumen

Insentif pemangkasan PPN yang diberikan pemerintah sebagai stimulus sektor properti yang dikombinasikan dengan potongan harga dari pengembang diyakini akan mendongkrak daya tarik untuk memikat konsumen.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 04 Maret 2021  |  21:21 WIB
Perumahan bertumbuhan di sisi persawahan di Kota Padang, Sumatra Barat/Bisnis - Noli Hendra
Perumahan bertumbuhan di sisi persawahan di Kota Padang, Sumatra Barat/Bisnis - Noli Hendra

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bumi Serpong Damai Tbk meyakini paket stimulus yang diberikan pemerintah akan meningkatkan daya tarik produk yang ditawarkan terlebih jika dikombinasikan dengan diskon dari pengembang.

Direktur PT Bumi Serpong Damai Hermawan Wijaya mengatakan pemerintah sudah merilis beragam insentif seperti Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 21/2021 yakni PPN 100 persen akan ditanggung pemerintah untuk rumah tapak/rumah susun dengan harga maksimal Rp2 miliar.

Adapun untuk rumah tapak/susun dengan harga rumah di atas Rp2 miliar hingga maksimal Rp5 miliar mendapat insentif PPN 50 persen. Insentif tersebut melengkapi kebijakan Bank Indonesia uang muka 0 persen untuk kredit kepemilikan rumah (KPR) untuk unit siap huni.

“BSDE menyambut baik kebijakan pemerintah. Kebijakan pembebasan PPN tersebut akan menguntungkan konsumen dalam mengakuisisi produk properti baik itu residensial maupun komersial. Konsumen kini hanya mengeluarkan dana senilai harga properti tanpa perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk pajak,” ujarnya pada Kamis (4/3/2021).

Menurutnya, kebijakan tersebut sangat dibutuhkan baik bagi pembeli ataupun pengembang. Bagi pembeli, kebijakan tersebut akan mempermudah pengaturan pengeluaran uang pada masa pandemi. Bagi pengembang, kebijakan tersebut akan meningkatkan daya tarik produk yang ditawarkan.

"Ini sangat dapat meningkatkan daya tarik terlebih apabila pengembang memberikan program penjualan yang menarik seperti potongan harga tambahan," tuturnya.

Emiten berkode BSDE ini sepanjang tahun 2021 menargetkan penjualan segmen residensial sebesar Rp4,4 triliun dan komersial Rp1,6 triliun. Sepanjang tahun lalu, BSDE berhasil menjual sekitar 3.100 unit properti senilai Rp6,5 triliun.

Produk-produk unit residensial yang akan ditawarkan sepanjang 2021 antara lain berlokasi di BSD City, Nava Park dan The Zora di BSD City, Grand Wisata, Kota Wisata, Grand City Balikpapan, Taman Banjar Wijaya dan Legenda Wisata. 

Untuk unit produk komersial yang ditawarkan berlokasi di kawasan komersial BSD City, Apartment the Element, Apartment Southgate, Apartment Akasa dan Upper West di BSD City, Apartment Aerium dan Klaska Residence.

“Harga produk residensial yang kami kami tawarkan berawal dari kisaran harga Rp1,2 miliar sedangkan untuk komersial ditawarkan mulai dari harga Rp300 juta di Apartemen Akasa," ucap Hermawan.

Dia menilai dengan peraturan tanpa DP, bebas PPN dan tambahan diskon yang ditawarkan perusahaan diyakini akan menjadi tambahan daya tarik bagi konsumen baik untuk tempat tinggal maupun dijadikan investasi, mengingat harga properti terus meningkat.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bisnis properti bsde
Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top