Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sektor Manufaktur Terbentur Bunga Tinggi, Airlangga: Ini PR OJK dan Perbankan!

Penguatan sektor manufaktur adalah salah satu upaya pemerintah melakukan sinergi kebijakan ekonomi dan kesehatan untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di kuartal I/2021. Namun, upaya ini terbentuk suku bunga kredit yang tinggi.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 02 Maret 2021  |  14:57 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Dok. Kemenko Perekonomian
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Dok. Kemenko Perekonomian

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa dalam upaya memulihan ekonomi nasional, pemerintah memberikan dukungan penguatan untuk sektor manufaktur.

Bentuk dari kebijakan itu adalah meningkatkan pembelian produk domestik dan program kredit modal kerja. Dia berharap bank memberikan banyak kredit modal kerja ke perusahaan.

"Kita paham bahwa transmisi ketertarikan yang disediakan oleh suku bunga Bank Indonsia dan suku bunga pinjaman belum seperti ekspektasi pemerintah. Saya pikir ini pekerjaan OJK maupun sektor perbankan,” katanya melalui diskusi virtual, Selasa (2/3/2021).

Penguatan sektor manufaktur adalah salah satu upaya pemerintah melakukan sinergi kebijakan ekonomi dan kesehatan untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di kuartal I/2021.

“Pemerintah juga fokus pada minimum target pertumbuhan di kuartal I/2021. Kita berharap ke arah positif,” jelas Airlangga.

Sebelumnya, Airlangga menuturkan bahwa pemerintah akan terus mengomunikasikan masalah suku bunga. Dia melihat baik itu kredit maupun bunga acuan dari BI masih lebar.

“Walaupun single digit, tetapi masih di atas 9,75 persen,” ucapnya, Senin (1/3/2021).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

manufaktur OJK airlangga hartarto
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top