Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Akui Dekat dengan China, Luhut: I Promise You, Kita Tidak Akan Bisa Ditipu 

Meskipun memiliki hubungan dekat dengan China, Luhut menjamin Indonesia tidak akan bisa dibodohi.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 25 Februari 2021  |  14:45 WIB
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan dalam Digital Launch of Indonesia's Multi-Stakeholder Action Plan, Rabu (22/4/2020). Istimewa -  Humas Kemenko Marves
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan dalam Digital Launch of Indonesia's Multi-Stakeholder Action Plan, Rabu (22/4/2020). Istimewa - Humas Kemenko Marves

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengakui kedekatannya dengan China. 

Tak heran banyak kerja sama terjalin antara Indonesia dengan Negeri Tirai Bambu. Menurutnya, latar belakang dirinya sebagai pengusaha membuat hubungan ini terjalin dengan baik.

Meski begitu, dia mengatakan hubungannya dengan negara lain juga banyak yang lebih bagus. Contohnya, hubungan dengan Abu Dhabi. Kedekatan ini karena hubungan Presiden Joko Widodo dengan Pangeran Sheikh Mohammed bin Zayed al Nahyan sangat baik.

“Kita pertama kali dalam sejarah Indonesia mendapat US$19 miliar. Kita juga dekat dengan Amerika Serikat. Cukup bagus. Bagus sekali,” katanya melalui diskusi pada acara televisi, Kamis (25/2/2021).

Luhut menjelaskan bahwa mungkin banyak kerja sama dengan China karena mereka juga ingin mencari teman. Akan tetapi investasi yang masuk harus memenuhi kriteria. Tidak ada Negara diatur.

Luhut mencontohkan teknologi yang didatangkan harus kelas satu juga ramah lingkungan. Lalu, kerja sama yang terjalin harus bisnis ke bisnis (B2B/business to business), bukan pemerintah ke pemerintah (G2G/pemerintah dengan pemerintah). Dengan begitu Indonesia tidak terkena jebakan utang.

Selain itu, teknologi dari China langsung pemerintah yang ambil alih. Itu semua dipenuhi. Saat bertanya ke Presiden Joko Widodo, Luhut mengaku tidak ada penolakan.

“Tidak ada yang membuat jaminan kita utang bertumbuk. Mereka semua deal dilakukan secara profesional. Di kantor saya kan anak-anak muda. Istilah saya, mereka nakal juga. ‘Itu handuk kering diperas sampai keluar airnya.’ Jadi tidak akan bisa kita dibodohi. I promise you. kita tidak akan bisa ditipu,” jelas Luhut.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china arab saudi Luhut Pandjaitan
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top