Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Manajemen KAI: Hindari Jam Sibuk, Pengguna KRL Bisa Pergi Hari Ini

Banjir yang terjadi pada akhir pekan di sekitar Jakarta dikhawatirkan bisa menimbulkan kepadatan penggunaan KRL awal pekan.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 21 Februari 2021  |  18:37 WIB
Sejumlah calon penumpang menunggu kedatangan Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/7/2020). - ANTARA/Fakhri Hermansyah
Sejumlah calon penumpang menunggu kedatangan Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/7/2020). - ANTARA/Fakhri Hermansyah

Bisnis.com, JAKARTA – KAI Commuter mengimbau pengguna jasa KRL agar pergi pada hari ini, Minggu (21/2/2021) ke tempat aktivitas kerja untuk menghindari kepadatan besok hari.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengatakan agar pengguna KRL tetap melaksanakan protokol kesehatan termasuk menjaga jarak aman, maka akan ada antrean penyekatan pengguna di stasiun terutama pada jam-jam sibuk. Anne menyebut upaya ini untuk mengendalikan jumlah pengguna yang naik ke dalam tiap kereta agar tetap sesuai ketentuan yaitu 74 orang.

Sejauh ini, kata Anne pola mobilitas masyarakat pada hari kerja juga masih terfokus di jam-jam sibuk pagi dan sore hari. Puncak kepadatan pada pagi hari adalah pukul 07.00 WIB - 08.00 WIB. Sore hari, pada rentang waktu pukul 17.00 WIB – pukul 18.00 WIB.

"KAI Commuter mengajak masyarakat, dunia usaha, dan kantor-kantor untuk memanfaatkan fleksibilitas jam kerja yang ada pada masa pandemi Covid-19 ini agar mobilitas pengguna KRL dapat lebih terdistribusi secara merata dan mengurangi potensi kepadatan pada jam-jam sibuk," ujarnya melalui keterangan resmi, Minggu (21/2/2021).

Selain itu, orang lanjut usia (lansia) hanya bisa menggunakan fasilitas KRL pada pukul 10.00 WIB-14.00 WIB. Bagi pengguna yang membawa barang sesuai ketentuan tetapi ukurannya dapat mengganggu penerapan jaga jarak aman di KRL juga hanya dapat naik di luar jam sibuk. Sedangkan anak balita untuk sementara masih dilarang untuk naik KRL.

“KAI Commuter pun mengimbau pengguna dapat memanfaatkan hari ini untuk kembali ke wilayah tempat aktivitasnya pada hari kerja untuk dapat menghindari kepadatan esok hari,” imbuhnya.

Setiap harinya, KAI Commuter menjalankan 986 perjalanan KRL di wilayah Jabodetabek. Rencanakan perjalanan secara cermat dengan terlebih dahulu membuka jadwal perjalanan KRL. Jadwal perjalanan, posisi real time KRL yang hendak digunakan, hingga informasi kepadatan di stasiun yang dapat diakses melalui aplikasi KRL Access. Gunakan aplikasi ini saat bepergian agar perencanaan perjalanan semakin baik, dan perjalanan menggunakan KRL semakin aman dan sehat.

Protokol kesehatan 3M juga senantiasa wajib dijalankan oleh para pengguna maupun petugas kami di stasiun maupun di dalam KRL. Aturan ini penting untuk selalu diikuti demi kesehatan bersama.

Mengingat saat ini sudah memasuki musim penghujan, KAI Commuter menghimbau pengguna untuk membawa perlengkapan tambahan saat hendak keluar rumah antara lain jas hujan atau payung, dan gunakan sepatu yang tidak licin. Ingat juga untuk memeriksa prakiraan cuaca harian sebelum beraktivitas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

krl krl jabodetabek
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top