Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Trenggono Beraksi, Jepang Diminta Bebaskan Bea Masuk Komoditas Perikanan RI

Desakan ini dalam rangka menyusun kerangka perundingan General Review Indonesia IJEPA. Saat ini, Jepang masih mengenakan tarif kepada komoditas perikanan asal Indonesia.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 19 Februari 2021  |  13:35 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono / Youtube Setpres
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono / Youtube Setpres

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Indonesia mendesak pemerintah Jepang membebaskan bea masuk untuk sejumlah komoditas perikanan dalam kerangka perundingan General Review Indonesia IJEPA. Saat ini, Jepang masih mengenakan tarif kepada komoditas perikanan asal Indonesia.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan Indonesia tengah memperkuat kerja sama dengan Jepang di sektor perikanan, khususnya bidang teknologi. Menurut Trenggono, kerja sama ini akan menguntungkan kedua pihak karena produksi perikanan Indonesia terus meningkat, sementara Jepang membutuhkan ikan dari Indonesia untuk mendukung industri bisnis kuliner negara tersebut.

"Jepang-Indonesia punya kesamaan sebagai negara bahari. Indonesia memiliki potensi perikanan yang besar, sedangkan Jepang punya keunggulan dari sisi teknologi yang bisa kita kerja-samakan," ujar Trenggono saat bertemu dengan Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Kanasugi Kenji, Kamis, 18 Februari 2021.

Dia menambahkan kerja sama Pemerintah Indonesia dan Jepang berfokus pada budi daya tuna, sidat, dan abalone yang saat ini sedang dikembangkan oleh KKP. Kementerian mencatat Jepang merupakan salah satu pasar terbesar produk perikanan Indonesia untuk komoditas tuna dan sidat.

Kerja sama teknologi penguatan budi daya komoditas ini dilakukan untuk mencegah kepunahan dan menjaga populasi ikan di laut. Namun di saat yang sama, aktivitas usaha perikanan tetap dapat berjalan berkesinambungan.

Trenggono memastikan kerja sama Jepang dan Indonesia sejalan dengan prinsip ekonomi biru yang selama ini digaungkan oleh berbagai negara di dunia. Ia berharap pertumbuhan ekonomi di sektor kelautan dan perikanan tidak menghambat, melainkan mendukung keberlanjutan ekosistem dan sumber daya maritim.

Selain di bidang teknologi, Jepang dan Indonesia akan bekerja sama di bidang infrastruktur pelabuhan perikanan, khususnya di wilayah timur Tanah Air. Kerja sama juga akan mencakup penguatan pengawasan sumber daya perikanan dari praktik pencurian ikan atau illegal fishing.

Kanasugi Kenji menyatakan pihaknya menyambut baik pelbagai usulan kerja sama oleh Indonesia. "Semuanya sudah saya catat, saya akan tindaklanjuti dengan menyampaikan ke pemerintah supaya kerja sama dua negara bisa ditingkatkan. Termasuk kerja sama yang sudah dijalankan," ujarnya.

Dia akan menyampaikan usulan-usulan Trenggono tersebut ke Pemerintah Jepang sehingga dapat segera ditindaklanjuti.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jepang bea masuk kementerian perikanan dan kelautan
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top