Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengin Punya Usaha SPBU Shell Modal Rp500 Juta? Ini Syaratnya

Melalui program kemitraan company owned dealer operated (CODO), mitra hanya perlu menyediakan modal awal Rp500 juta, dan tidak perlu memiliki modal tanah, bangunan, dan peralatan.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 18 Februari 2021  |  14:36 WIB
Stasiun pengisian bahan bakar umum milik Shell. - Isitmewa
Stasiun pengisian bahan bakar umum milik Shell. - Isitmewa

Bisnis.com, JAKARTA — Shell Indonesia menawarkan program kemitraan untuk bisnis penyaluran bahan bakar minyak dengan syarat yang cukup mudah.

Melalui program kemitraan company owned dealer operated (CODO), mitra hanya perlu menyediakan modal awal Rp500 juta, dan tidak perlu memiliki modal tanah, bangunan, dan peralatan.

Calon yang mitra yang akan bergabung dalam program CODO harus memenuhi persyaratan yaknk WNI berumur 30—50 tahun, memiliki modal awal Rp500 juta dan siap untuk mengelola SPBU di area Surabaya dan Medan untuk saat ini.

Soal lahan dan infrastruktur, Shell akan meminjamkan aset berupa SPBU yang sudah dibangun dan siap dikelola oleh para mitranya. Kelengkapan infrastruktur ini juga mencakup bisnis penunjang di SPBU yang akan dijalankan juga oleh mitra seperti convenience store, kedai kopi, dan bengkel.

Selain program CODO, Shell menawarkan program kemitraan program dealer owned dealer operated (DODO).

Dalam program kemitraan ini sebesar 70 persen investasi akan dikeluarkan oleh mitra yang berupa perizinan dan konstruksi, sedangkan 30 persen merupakan porsi investasi Shell yang meliputi peralatan terkait BBM, sistem pembayaran, dan seluruh visualisasi merek Shell.

Adapun, terdapat dua tipe yang disediakan untuk mitra sesuai dengan pangsa pasar di sekitar lokasi. Nantinya, mitra bisa membuka SPBU dengan tipe konvensional maupun modular.

Tipe SPBU konvensional direkomendasikan untuk lingkungan perkotaan dan permukiman dengan area untuk konstruksi seluas 1.200—2.000 meter persegi. Tipe SPBU ini memiliki kapasitas volume 10 kiloliter (10.000 liter) per hari—12 kiloliter per hari dengan estimasi pengunjung 400—600 kendaraan per hari.

Untuk tipe konvensional, estimasi investasi yang harus dikeluarkan mitra senilai Rp5 miliar—Rp7 miliar.

Sementara itu, tipe SPBU modular container direkomendasikan untuk daerah berpenduduk sedang dengan luas area konstruksi 1.000—1.300 meter persegi yang memiliki kapasitas 4 kiloliter—6 kiloliter per hari dengan estimasi pengunjung 150 kendaraan—250 kendaraan.

Investasi yang harus dikeluarkan mitra untuk tipe SPBU modular container yakni senilai Rp1 miliar—Rp1,5 miliar.

Informasi lebih lanjut mengenai peluang bisnis ini, silakan kunjungi www.shell.co.id/spbu atau hubungi 0817-1717-4873 atau 0813-5000-4873.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

spbu shell
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top