Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemendes: Pagu Dana Desa Rp72 Triliun, Sudah Terserap 2 Persen

Abdul menjelaskan bahwa bantuan langsung tunai (BLT) dana desa pada bulan Januari sudah tersalur ke 4.723 desa dengan 311.832 keluarga penerima manfaat (KPM). Totalnya Rp93,55 miliar.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 16 Februari 2021  |  16:24 WIB
Warga berkendara di jalan yang dibangun mengunakan dana desa 2018, di Desa Laladon, Bogor, Jawa Barat, Jumat (28/12/2018). - ANTARA/Yulius Satria Wijaya
Warga berkendara di jalan yang dibangun mengunakan dana desa 2018, di Desa Laladon, Bogor, Jawa Barat, Jumat (28/12/2018). - ANTARA/Yulius Satria Wijaya

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar mengatakan bahwa pagu dana desa pada 2021 sebesar Rp72 triliun. Bakal ada 74.961 desa yang akan menerimanya.

“Penyaluran dana desa per 16 Februari sudah tersalur ke 5.646 desa atau 8 persen dengan jumlah Rp1.684.270.802.200 atau 2 persen,” katanya pada konferensi pers virtual, Selasa (16/2/2021).

Abdul menjelaskan bahwa bantuan langsung tunai (BLT) dana desa pada bulan Januari sudah tersalur ke 4.723 desa dengan 311.832 keluarga penerima manfaat (KPM). Totalnya Rp93,55 miliar. Adapun, pada bulan ini telah disalurkan ke 486 desa dengan 27.736 KPM dengan total dana yang Rp8,21 miliar.

Prioritas penggunaan dana desa, lanjutnya, akan disesuaikan dengan kewenangan desa lalu dikerjakan secara swakelola dan dengan metode padat karya tunai desa (PKTD).

Dari total Rp72 triliun, dana PKTD dianggarkan sebesar Rp37,08 triliun. Sementara BLT desa Rp29,16 triliun dan dana untuk kegiatan desa aman Covid-19 Rp5,76 triliun.

Berdasarkan catatan Kementerian Desa, selama 2020 seorang warga lazim bekerja 8 hari untuk satu jenis kegiatan. Mereka mendapatkan kesempatan kerja kumulatif 6 hari, yaitu di luar musim tanam dan panen.

Ada pula yang berbentuk ekonomi produktif melalui badan usaha milik desa dengan pendapatan setara. Artinya, PKTD sudah lebih mirip dengan kerja rutin ketimbang kerja incidental [tambahan] bagi warga desa.

“Sehingga, target serapan tenaga kerja melalui PKTD sebesar 4.248.750 warga desa di mana warga rutin menjalankan PKTD setiap bulan,” jelas Abdul.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dana desa Kementerian Desa bantuan langsung tunai
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top