Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sandiaga Janji Perluas Penyediaan Akomodasi Nakes dan Hotel Isolasi

Pada 2020, dukungan akomodasi untuk tenaga kesehatan dan pasien konfirmasi tanpa gejala dari Kemenparekraf dilakukan di 3 provinsi, yakni DKI Jakarta, Bali, dan Kalimantan Selatan.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 28 Januari 2021  |  20:14 WIB
Suasana Graha Wisata Ragunan yang disiapkan menjadi lokasi isolasi mandiri pasien COVID-19 di Jakarta, Rabu (30/9/2020). Graha Wisata Ragunan menyiapkan 76 kamar yang dapat menampung 152 pasien isolasi orang tanpa gejala (OTG) COVID-19. ANTARA FOTO - Galih Pradipta
Suasana Graha Wisata Ragunan yang disiapkan menjadi lokasi isolasi mandiri pasien COVID-19 di Jakarta, Rabu (30/9/2020). Graha Wisata Ragunan menyiapkan 76 kamar yang dapat menampung 152 pasien isolasi orang tanpa gejala (OTG) COVID-19. ANTARA FOTO - Galih Pradipta

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan akan memperluas program penyediaan akomodasi untuk tenaga kesehatan dan hotel untuk isolasi pasien tanpa gejala Covid-19.

"Saya ingin meyakinkan kepada seluruh pihak dan masyarakat bahwa pemerintah akan melanjutkan dan memperluas, memperbanyak jumlah bantuan kamar untuk tenaga kesehatan dan juga untuk isolasi mandiri pasien Covid-19 tanpa gejala serta karantina," kata Sandiaga Uno saat melakukan pertemuan dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, seperti dikutip dari keterangan resmi, Kamis (28/1/2021).

Pada 2020, dukungan akomodasi untuk tenaga kesehatan dan pasien konfirmasi tanpa gejala dari Kemenparekraf dilakukan di 3 provinsi, yakni DKI Jakarta, Bali, dan Kalimantan Selatan.

Total ada 19 hotel dengan 2.567 kamar yang terdiri dari 1.699 kamar untuk tenaga kesehatan dan 868 kamar untuk isolasi mandiri pasien konfirmasi tanpa gejala. Total anggaran yang disiapkan Kemenparekraf pada program tersebut adalah sebesar Rp109,775 miliar.

Untuk program dukungan pada 2021, Menparekraf mengatakan akan menunggu jumlah kebutuhan dan rekomendasi dari Kementerian Kesehatan dan juga pemerintah daerah. Bekerja sama dengan PHRI, Sandiaga mengatakan siap memberikan dukungan secara maksimal.

"Jumlahnya sekarang sedang dihitung berdasarkan referensi dari kementerian kesehatan, Pak Wagub kita tunggu juga datanya karena kita akan tingkatkan secara masif untuk menanggulangi situasi Covid-19 yang meningkat. Berkoordinasi dengan PHRI mudah-mudahan bisa berjalan dengan lancar," katanya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengapresiasi dukungan dan komitmen Kemenparekraf dalam memberikan fasilitas akomodasi bagi tenaga kesehatan dan isolasi pasien konfirmasi tanpa gejala.

Dia mengatakan program tersebut tidak hanya disiapkan dalam upaya menekan penyebaran Covid-19, tapi juga membantu usaha sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak akibat pandemi.

"Terima kasih atas dukungan Kemenparekraf yang menyiapkan 17 hotel, 12 hotel untuk tenaga kesehatan dan lima hotel untuk pasien OTG selama masa pandemi pasa 2020. Dan tahun ini akan terus ditingkatkan," kata Riza.

Riza berharap penanganan Covid-19 terus mendapat dukungan mengingat tingkat penyebaran wabah di DKI Jakarta dan sekitarnya yang masih tinggi. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hotel kemenparekraf Covid-19
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top