Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jokowi Naikkan Target Investasi jadi Rp900 Triliun. Ekonom: Konsumsi Perlu Digenjot

Target ini bisa tercapai dengan catatan ada pertumbuhan konsumsi domestik dan permintaan terhadap produk-produk Indonesia dari luar negeri meningkat.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 25 Januari 2021  |  17:03 WIB
Presiden Joko Widodo saat membuka rapat terbatas mengenai Penanganan Pandemi Covid-19 dan Rencana Pelaksanaan Vaksinasi di Istana Negara, Rabu (6/1 - 2021) / Youtube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo saat membuka rapat terbatas mengenai Penanganan Pandemi Covid-19 dan Rencana Pelaksanaan Vaksinasi di Istana Negara, Rabu (6/1 - 2021) / Youtube Sekretariat Presiden

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo menargetkan realisasi investasi pada 2021 naik menjadi Rp900 triliun. Angka ini naik dari tahun sebelumnya sebesar Rp817,2 triliun dan capaiannya Rp826,2 triliun.

Peneliti ekonomi senior Institut Kajian Strategis (IKS) Universitas Kebangsaan Eric Sugandi mengatakan bahwa tugas yang diberikan Presiden kepada Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bisa tercapai.

Akan tetapi, itu bisa terjadi jika pertumbuhan konsumsi domestik dan permintaan terhadap produk-produk Indonesia dari luar negeri meningkat. Dengan begitu, investor baik itu dalam negeri maupun asing tertarik meningkatkan modal mereka.

“Tahun ini mestinya pertumbuhan ekonomi Indonesia dan pertumbuhan ekonomi negara-negara tujuan ekspor Indonesia membaik daripada tahun lalu,” katanya saat dihubungi Bisnis, Senin (25/1/2021).

Eric menjelaskan bahwa meski Undang-Undang (UU) Cipta Kerja sudah disahkan dan kebijakan pemerintah fokus pada hilirisasi, hal tersebut dianggap belum bisa menarik investor baru.

Alasannya, keputusan berinvestasi tetap ada di tangan investor. Salah satu faktor penentu adalah pertumbuhan permintaan dari konsumen

“Wabah Covid-19 mesti terkendali dengan baik dan daya beli masyarakat mesti ditingkatkan agar aktivitas konsumsi dan produksi bisa terus membaik,” jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi investasi konsumsi
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top