Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penumpang KAI Bisa Pakai GeNose buat Tes Covid-19. Berapa Sih Tarifnya?

GeNose C19 adalah alat pendeteksi virus Corona yang dikembangkan para peneliti di Universitas Gajah Mada dan sudah mendapatkan Izin Edar dari Kementerian Kesehatan. KAI menuturkan tarifnya pun diperkirakan berkisar di Rp20.000 untuk satu kali tes.
Anitana Widya Puspa & Yudi Supriyanto
Anitana Widya Puspa & Yudi Supriyanto - Bisnis.com 24 Januari 2021  |  08:39 WIB
Penumpang KAI Bisa Pakai GeNose buat Tes Covid-19. Berapa Sih Tarifnya?
GeNose. - Kemenristek
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan menggunakan alat GeNose C19 untuk melakukan screening Covid-19 terhadap penumpang kereta api.

GeNose C19 adalah alat pendeteksi virus Corona yang dikembangkan para peneliti di Universitas Gajah Mada dan sudah mendapatkan Izin Edar dari Kementerian Kesehatan.

"Saat ini KAI masih menunggu regulasi lebih lanjut dari pemerintah terkait penggunaan GeNose C19 tersebut pada moda transportasi umum," ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam siaran pers pada Minggu (24/1/2021).

jika telah mendapatkan izin, KAI menuturkan tarifnya pun diperkirakan berkisar di Rp20.000 untuk satu kali tes dengan akurasi di atas 90 persen.

Adapun, pengambilan sampel dari GeNose C19 berupa embusan napas dan hasil tes dapat langsung diketahui hanya dalam waktu 3 menit.

Joni menambahkan penggunaan produk dalam negeri ini juga merupakan dukungan KAI pada kampanye Bangga Buatan Indonesia yang sedang digalakan pemerintah pada masa Pandemi Covid-19.

Pemerintah telah mendorong penggunaan alat deteksi Covid-19 bernama GeNose di simpul-simpul transportasi umum seperti di stasiun kereta api, bandara, pelabuhan dan terminal.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan hal itu sesuai arahan Menkomarvest untuk mendorong penggunaan alat GeNose pada transportasi umum. Kemenhub telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan, Universitas Gadjah Mada, serta Satgas Penanganan Covid-19.

“Kami sudah berkomunikasi dengan Satgas Penanganan Covid-19 dan akan segera ditindaklanjuti dengan surat persetujuan untuk penggunaan di simpul-simpul transportasi umum. Selanjutnya kemenhub akan membuat surat edaran kepada para operator transportasi,” ujarnya, Sabtu (23/1/2021).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pt kai penumpang kereta Covid-19
Editor : Hadijah Alaydrus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top