Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

2 Anak Usaha PLN Pastikan Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Aman

Pemenuhan batu bara untuk kebutuhan pembangkit saat ini memang menantang karena bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 21 Januari 2021  |  21:04 WIB
Pemandangan PLTU Paiton 1 dan 2 dari sisi perairan utara Probolinggo. Istimewa - PLN
Pemandangan PLTU Paiton 1 dan 2 dari sisi perairan utara Probolinggo. Istimewa - PLN

Bisnis.com, JAKARTA — Dua anak perusahaan PT PLN (Persero), masing-masing PT Indonesia Power dan PT Pembangkitan Jawa-Bali, memastikan pasokan batu bara pada pembangkit listrik tenaga uap dalam kondisi aman.

Sekretaris Perusahaan Indonesia Power Igan Subawa Putra mengatakan bahwa untuk memitigasi terhambatnya pasokan batu bara akibat kondisi banjir di Kalimantan Selatan, pihaknya akan mengoptimalkan pasokan batu bara dari wilayah lain.

"Kami sampaikan bahwa kondisi ketersediaan batu bara di pembangkit Indonesia Power masih aman dan mitigasi kami terkait kondisi banjir di Kalimantan Selatan adalah kami optimalkan pasokan dari Kalimantan Timur dan Sumatra," ujarnya kepada Bisnis, Kamis (21/1/2021).

Adapun, Sekretaris Perusahaan PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) Muhammad Bardan juga memastikan hingga saat ini pembangkit batu bara yang dikelola oleh perusahaan masih beroperasi normal.  Pihaknya berkomitmen ketersediaan pasokan listrik dapat terus terjaga.

"Saat ini, PLTU Paiton yang dikelola PJB yang berbahan bakar batu bara masih beroperasi normal," kata Bardan ketika dihubungi secara terpisah.

Adapun guna mengantisipasi terhambatnya pasokan batu bara, pihaknnya telah berkoordinasi dengan unit-unit PLTU lainnya.  

"Mengantisipasi banjir di Kalimantan Selatan, kami berkordinasi dengan PLTU-PLTU lainnya untuk saling support dalam mendukung tetap tersedianya pasokan listrik," katanya.

Sebelumnya, Direktur Bina Program Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Muhammad Wafid Agung mengatakan bahwa pemenuhan batu bara untuk kebutuhan pembangkit saat ini memang menantang karena bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.

Pihaknya pun terus berkoordinasi dengan PLN untuk mengawal terjaminnya pasokan batu bara untuk pembangkit.

Sementara itu, Domestic Marketing Manager PT Arutmin Indonesia Andre Prasetyo mengatakan bahwa akibat bencana banjir di Kalimantan Selatan, komitmen perusahaan untuk pemenuhan pasokan batu bara ke pembangkit PLN akan terdampak.  

Dia menyebut bahwa pasokan batu bara di sejumlah PLTU PLN, terutama di Pulau Jawa, mengalami kelangkaan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

batu bara pembangkit listrik
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top