Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Saham Twitter Turun 2 Persen Setelah Tutup Akun Trump Secara Permanen

Twitter telah secara permanen menangguhkan akun tersebut karena risiko hasutan kekerasan lebih lanjut.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 09 Januari 2021  |  07:54 WIB
Logo Twitter - Bloomberg
Logo Twitter - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Saham Twitter turun lebih dari 2 persen dalam perdagangan setelah di luar jam bursa setelah perusahaan mengatakan secara permanen menangguhkan akun Presiden AS Donald Trump karena risiko hasutan lebih lanjut untuk kekerasan.

Saham Twitter diperdagangkan pada US$50,20, turun 2,4 persen dari harga penutupan.

Twitter mengatakan pada hari Jumat (8/1/2021) pihaknya telah secara permanen menangguhkan akun Presiden Donald Trump, dengan alasan risiko hasutan lebih lanjut untuk kekerasan menyusul serangan terhadap Gedung Capitol AS oleh para pendukungnya.

"Setelah meninjau secara cermat Tweet baru-baru ini dari akun @realDonaldTrump dan konteks di sekitarnya, kami telah secara permanen menangguhkan akun tersebut karena risiko hasutan kekerasan lebih lanjut," kata perusahaan itu dalam sebuah posting blog, dikutip dari Channel News Asia.

Trump yang memiliki 88 juta pengikut pada hari Jumat (8/1/2021) membagikan tweet yang mengatakan dia tidak akan menghadiri pelantikan Presiden terpilih Joe Biden - dan Twitter menetapkan tweet tersebut melanggar kebijakan perusahaan ketika dibaca dalam konteks acara yang lebih luas di negara ini.

“75.000.000 Patriot Amerika yang hebat yang memilih saya, AMERIKA PERTAMA, dan MEMBUAT AMERIKA HEBAT LAGI, akan memiliki SUARA YANG RAKSASA di masa depan. Mereka tidak akan dihormati atau diperlakukan tidak adil dengan cara, bentuk, atau bentuk apa pun !!!” tulis Trump di Twitter pada Jumat pagi (8/1/2021).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

twitter Donald Trump
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top