Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dihantam Covid-19, Inflasi 2020 Terendah Sejak 2004

Inflasi sepanjang tahun kalender (year to date/ytd) dan tahunan tercatat sebesar 1,68 persen.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 04 Januari 2021  |  14:17 WIB
Pedagang bawang putih beraktifitas di salah satu pasar di Jakarta, Selasa (3/3/2020). Bisnis - Abdurachman
Pedagang bawang putih beraktifitas di salah satu pasar di Jakarta, Selasa (3/3/2020). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Desember 2020 mengalami inflasi sebesar 0,45 persen. Sementara untuk sepanjang tahun kalender (year to date/ytd) dan tahunan mengalami inflasi sebesar 1,68 persen.
 
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto mengatakan bahwa inflasi bulanan atau month to month (mtm) 0,45 persen merupakan yang tertinggi setelah Juni 2019
 
“Juni 2019 yaitu sebesar 0,55 persen. Secara year on year [tahunan] tertinggi setelah Juni 2020 sebesar 1,96 persen,” katanya melalui konferensi pers virtual, Senin (4/1/2020).

Selain itu, Setianto menjelaskan bahwa inflasi tahunan ini merupakan yang terendah sejak BPS merilis angka inflasi. “Ini merupakan inflasi inti terendah sejak BPS merilis inflasi inti di tahun 2004,” jelasnya.
 
Inflasi tahun 2020 tidak jauh berbeda dari perkiraan beberapa ekonom. Berdasarkan konsensus Bloomberg rata-rata, tercatat sebesar 1,63 persen secara tahunan.
 
VP Economist Bank Permata Josua Pardede mengatakan bahwa inflasi sepanjang 2020 memang cenderung lebih rendah. Faktor utamanya adalah Covid-19.

Pandemi membuat permintaan melemah, daya beli masyarakat menengah ke bawah turun, dan memengah ke atas cenderung menahan belanja.
 
“Ini bahkan terendah sejak 2003. Pandemi membuat permintaan dan produksi menurun,” katanya saat dihubungi, Minggu (3/1/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Inflasi bps Pertumbuhan Ekonomi ekonomi daya beli
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top