Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hari Ini Puncak Mudik, Penumpang Wajib Lengkapi Syarat Penerbangan

Angkasa Pura II memprediksi puncak mudik terjadi pada 23-24 Desember 2020 dan mengimbau penumpang melengkapi syarat penerbangan.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 23 Desember 2020  |  14:52 WIB
Ruang Tunggu Bandara Soekarno Hatta.  - AP2
Ruang Tunggu Bandara Soekarno Hatta. - AP2

Bisnis.com, JAKARTA - Puncak arus mudik pertama pada periode Angkutan Natal dan Tahun Baru 2020/2021 di Bandara Soekarno-Hatta diperkirakan terjadi pada 23-24 Desember 2020.

VP of Corporate Communication PT Angkasa Pura II Yado Yarismano mengatakan pada Rabu 23 Desember 2020, jumlah penumpang pesawat diperkirakan mencapai sekitar 83.500 orang dengan sebanyak 846 penerbangan. Oleh karena itu seluruh staf di Bandara Soekarno-Hatta meningkatkan kesiapan dan kesigapan personel.

"Di samping itu, calon penumpang pesawat diimbau untuk memperhatikan persyaratan penerbangan termasuk yang berlaku di tengah pandemi demi mendukung kelancaran proses keberangkatan penerbangan," ujarnya, Rabu (23/12/2020).

Yado menuturkan di terminal penumpang akan dilakukan validasi surat hasil tes Covid-19, baik itu rapid test antigen atau PCR test, oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan, selain tentunya dilakukan juga pemeriksaan kartu identitas diri dan tiket penerbangan oleh personel keamanan bandara.

“Kami mengimbau agar penumpang pesawat sudah menyiapkan dokumen-dokumen tersebut agar pemeriksaan berjalan lancar dan proses keberangkatan juga berjalan lancar. Selain itu, calon penumpang pesawat juga agar menerapkan jaga jarak di setiap titik, menggunakan masker, dan sering mencuci tangan,” tekannya.

Adapun surat hasil tes yang berlaku sesuai Surat Edaran Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Nomor 22/2020 dan Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 03/2020, adalah:

Surat keterangan hasil negatif rapid test antigen paling lama 3 x 24 jam sebelum keberangkatan untuk penerbangan dari dan ke atau antar bandar udara di Pulau Jawa.

Surat keterangan hasil negatif RT-PCR paling lama 7 x 24 jam sebelum keberangkatan untuk penerbangan menuju Denpasar, Bali. Bagi calon penumpang pesawat yang sudah memiliki surat keterangan hasil tes Covid-19 dapat tiba di bandara 2 jam sebelum jadwal keberangkatan.

Sementara itu, bagi calon penumpang pesawat yang memiliki surat hasil tes Covid-19 dan ingin melakukan tes di bandara maka dapat hadir 4 jam sebelum keberangkatan. Bandara Soekarno-Hatta kini menyiapkan 8 lokasi Airport Health Center untuk titik pemeriksaan tes Covid-19, yaitu:

Total, Bandara Soekarno-Hatta memiliki 8 lokasi tes Covid-19 untuk 3 alternatif layanan (pre-order service, walk in service dan drive thru service), yaitu di Airport Health Center di T1 (Walk in service), Airport Health Center di T2 (Stasiun Skytrain – Walk in service), Airport Health Center di T2 (Terminal 2D – Pre-order service), Airport Health Center di T3 (SMMILE Center – Walk in service), Airport Health Center di T3 (area lounge umroh – Pre-order service). Lalu Drive Thru tes di lapangan parkir T3, Drive Thru tes di lapangan parkir T2 serta Drive Thru tes di lapangan parkir T1.

Pengelola bandara tersebut juga menyarankan bagi yang ingin melakukan tes Covid-19 di Bandara Soekarno-Hatta maka sebaiknya memilih pre-order service agar jadwal tes dapat lebih terencana.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bandara angkasa pura ii
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top