Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jokowi: Kegiatan Pelepasan Ekspor Jangan Cuma Jadi Seremonial!

Jokowi menilai kinerja ekspor sejumlah komoditas di mana Indonesia tercatat sebagai produsen terbesar, ternyata tidak memuaskan.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 04 Desember 2020  |  15:42 WIB
Presiden Joko Widodo meninjau Pusat Sumber Benih dan Persemaian di Rumpin, Bogor, Jawa Barat, Jumat (25/11 - 2020) / Youtube Setpres
Presiden Joko Widodo meninjau Pusat Sumber Benih dan Persemaian di Rumpin, Bogor, Jawa Barat, Jumat (25/11 - 2020) / Youtube Setpres

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kegiatan pelepasan ekspor produk Indonesia yang bernilai tambah dan berdaya saing dimanfaatkan secara otimal guna menangkap peluang pasar yang lebih besar.

Adapun, pada hari ini, Jumat (4/12/2020), Kepala Negara secara seremonial melepas ekspor produk Indonesia ke pasar global dengan total nilai produk mencapai Rp23,75 triliun.

“Saya ingatkan agar kegiatan pelepasan ekspor seperti ini tidak hanya seremonial semata, tetapi yang menjadi momentum yang berkelanjutan [untuk] menghasilkan nilai ekspor yang terus meningkat,” kata Jokowi dalam acara Pelepasan Ekspor ke Pasar Global Tahun 2020, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (4/12/2020).

Jokowi menilai kinerja ekspor sejumlah komoditas di mana Indonesia tercatat sebagai produsen terbesar, ternyata tidak memuaskan.

Kepala Negara menyebut setidaknya kopi, kayu ringan, dan perikanan seharusnya bisa menjadi komoditas andalan Indonesia sebagai eksportir.

Jokowi tidak memungkiri bahwa kondisi pandemi dan krisis ekonomi global juga berdampak buruk pada kinerja ekspor, tetapi dirinya optimistis Indonesia mampu menangkap peluang pasar ekspor yang lebih besar.

Pasalnya, Indonesia memiliki potensi atau keunggulan yang bisa dimanfaatkan untuk mendongkrak kinerja ekspor.

“Potensi kita masih sangat besar dari sisi keragaman produk komoditi, dari sisi kreativitas dan kualitas dan di sisi volume dan tujuan negara ekspor. Kuncinya proaktif dan jangan pasif,” paparnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi ekspor
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top