Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Perpanjangan HPL Tanah Hingga 90 Tahun Bakal Tarik Investor

Perpanjangan Hak Pengelolaan (HPL) tanah selama 90 tahun dinilai akan memberikan kepastian kepada investor, menurut praktisi dan pengamat bisnis properti.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 02 Desember 2020  |  20:22 WIB
Ilustrasi kawasan industri. - Istimewa
Ilustrasi kawasan industri. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Rencana pemerintah memberikan perpanjangan Hak Pengelolaan (HPL) tanah selama 90 tahun dinilai akan memberikan kepastian kepada investor.

Hal itu tertera dalam Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) yang tengah disusun sebagai turunan dari Undang-undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja bidang pertanahan.

Commercial and Business Development Director AKR Land Alvin Andronicus mengatakan pada prinsipnya dengan diberikan perpanjangan waktu HPL hingga 90 tahun akan memberikan dampak positif bagi pemilik lahan saat ini.

Hal tersebut juga memberikan kesempatan bagi para developer untuk mulai mengadopsi lahan dengan status HPL. Pasalnya, secara umum diketahui banyak memiliki batasan untuk dipasarkan dan dimiliki masyarakat khususnya untuk lahan komersial terutama saat habisnya masa sertifikat.

"Berbeda dengan lahan yang berstatus Hak Guna Bangunan (HGB) yang dapat diperpanjang berkali-kali," ujarnya kepada Bisnis pada Rabu (2/12/2020).

Dia menambahkan lahan HPL yang berjangka waktu hingga 90 tahun memberikan kepastian bagi developer serta masyarakat maupun WNA yang boleh memiliki properti hanya di lahan berstatus HPL juga.

"Beberapa negara lain telah memberikan izin kepemilikan properti di atas 70 tahun," ucap Alvin.

Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch Ali Tranghanda menuturkan kebijakan perpanjangan HPL tanah selama 90 tahun ini pastinya akan membantu para investor karena ada kepastian hukumnya sehingga akan semakin banyak investor datang ke Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bisnis properti cipta kerja
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top