Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pelabuhan Patimban Tak Akan Hilangkan Pesona Priok, Ini Alasannya!

Pelabuhan Tanjung Priok tetap sangat strategis karena sangat dekat dengan permintaan masyarakat dengan kemampuan bayar yang paling tinggi di Indonesia, yang berpopulasi hampir 31 juta atau wilayah Jabodetabek.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 29 November 2020  |  18:29 WIB
Foto udara proyek pembangunan Pelabuhan Patimban, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu (18/11/2020). Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan Pelabuhan Patimban akan menjadi pusat pertumbuhan kota metropolitan baru dalam pengembangan segitiga emas Rebana, serta diharapkan dapat menciptakan kurang lebih 4,3 juta lapangan pekerjaan baru yang terdiri dari pekerjaan dalam kawasan industri dan juga sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi Jawa Barat. ANTARA FOTO - Raisan Al Farisi
Foto udara proyek pembangunan Pelabuhan Patimban, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu (18/11/2020). Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan Pelabuhan Patimban akan menjadi pusat pertumbuhan kota metropolitan baru dalam pengembangan segitiga emas Rebana, serta diharapkan dapat menciptakan kurang lebih 4,3 juta lapangan pekerjaan baru yang terdiri dari pekerjaan dalam kawasan industri dan juga sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi Jawa Barat. ANTARA FOTO - Raisan Al Farisi

Bisnis.com, JAKARTA - Walau ada Pelabuhan Patimban, Pelabuhan Tanjung Priok dinilai tak akan kehilangan pesonanya. Pasalnya, posisinya yang sangat dekat dengan wilayah megapolitan Jabodetabek tetap membuatnya krusial dan penting.

Ketua Forum Transportasi Laut, Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Leny Mayouri menuturkan sebenarnya dengan adanya Pelabuhan Patimban tidak membuat gemilau Pelabuhan Tanjung Priok menjadi redup.

"Tanjung Priok bisa fokus pada mengakomodir logistik barang-barang kebutuhan masyarakat Jakarta dan Jabodetabek serta industri sekitarnya. Untuk hal ini tidak ada persaingan," paparnya kepada Bisnis, Minggu (29/11/2020).

Menurutnya, potensi ini membuat Priok wajib meningkatkan layanan pelabuhan yang bisa secara langsung memenuhi kebutuhan masyarakat, seperti komoditi pangan, fashion, lifestyle, perdagangan, teknologi, konstruksi, juga industri sekitar.

Pelabuhan Tanjung Priok, dinilainya tetap sangat strategis karena sangat dekat dengan permintaan masyarakat dengan kemampuan bayar yang paling tinggi di Indonesia, yang berpopulasi hampir 31 juta atau wilayah Jabodetabek.

IPC terangnya dapat bekerja sama dengan para pengusaha logistik dalam kota, dengan menyediakan kantor operasional, pergudangan, pengemasan guna  menarik barang-barang lain ke kawasan Tanjung Priok, sehingga dapat lebih mendekatkan pasar.

"Patimban bisa fokus melayani industri sekitar Patimban, Jawa Barat, dan Jawa Tengah; sementara Priok fokus dengan Jabodetabeknya. Pelabuhan Tanjung Priok bisa bekerja sama dengan para pengusaha logistik dalam kota sehingga kawasan Tanjung Priok bisa lebih dekat kepada pasar," urainya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pelabuhan patimban
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top