Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Garuda (GIAA) Siapkan 150 Titik Rujukan Tes Usap

Garuda berharap agar kebijakan perusahaannya dapat memudahkan masyarakat memenuhi dokumen syarat penerbangan yang ditetapkan pemerintah.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 24 November 2020  |  02:54 WIB
Ilustrasi. Pramugari Garuda Indonesia. - garuda/indonesia.com
Ilustrasi. Pramugari Garuda Indonesia. - garuda/indonesia.com

Bisnis.com, JAKARTA — PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. menyediakan 150 titik layanan laboratorium dan rumah sakit rujukan tes usap atau PCR dengan metode swab bagi penumpang. Titik ini dimiliki oleh sepuluh jaringan layanan tes usap yang mengacu kepada rekomendasi Kementerian Kesehatan.

"Titik swab berada di 40 kota. Ini menjadi langkah Garuda Indonesia dalam mengedepankan implementasi protokol kesehatan," kata Direktur Utama Garuda Indonesia (GIAA) Irfan Setiaputra, Senin (23/11/2020).

Sepuluh jaringan penyedia tes usap itu terdiri atas Rumah Sakit (RS) Pertamina–IHC Group, RS Siloam Hospital, RS Bunda, Lab Prodia, dan Laboratorium Tirta Medical Centre. Kemudian, RS Primaya atau RS Awal Bros, LabKlinik Kimia Farma, RSU Tabanan Bali, RSUD Bali Mandara, dan Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK).

Perluasan layanan ini berlaku mulai 26 November 2020. Irfan berharap agar kebijakan perusahaannya dapat memudahkan masyarakat memenuhi dokumen syarat penerbangan yang ditetapkan pemerintah.

Menurut Irfan, ke depan, jaringan layanan penyediaan tes usap akan ditambah sehingga pilihan layanan pemeriksaan swab test bagi calon penumpang dapat semakin beragam.

Kementerian Perhubungan memastikan syarat dokumen kesehatan masih berlaku bagi penumpang perjalanan. “Sampai saat ini kami masih merujuk pada Surat Edaran Gugus Tugas Nomor 9 Tahun 2020,” tutur Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati, September lalu.

Adita menjelaskan bahwa penumpang yang akan melakoni perjalanan harus membawa dokumen rapid test yang menunjukkan hasil nonreaktif atau tes swab dengan hasil negatif corona. Dokumen itu berlaku selama 14 hari.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Garuda Indonesia rumah sakit Covid-19

Sumber : Tempo.co

Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top