Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Gautam Adani, pemilik Adani Group, India. - Bloomberg/Tomohiro Ohsumi
Premium

Melacak Jejak Gautam Adani, Konglomerat Asal Gujarat di Nusantara

02 September 2020 | 09:15 WIB
Adani Group bukanlah nama yang asing di Indonesia, khususnya di industri batu bara.

Bisnis.com, JAKARTA — Tidak sulit melacak jejak digital Gautam Adani dan kerajaan bisnisnya Adani Group di dunia maya. Pada Maret lalu, Gautam dinobatkan Forbes sebagai orang terkaya ke-155 di dunia dan ke-5 di negaranya, India.

Gautam memang tak sekaya Mukesh Ambani, taipan minyak dan gas bumi serta petrokimia yang menyandang gelar orang paling kaya se-India dengan kekayaan bersih US$36,80 miliar per Maret 2020.

Namun, dengan kekayaan US$8,90 miliar, Gautam dikenal sebagai raja pelabuhan India karena bisnis utama dan kekayaannya berasal dari sektor tersebut, termasuk di bisnis energi dan komoditas batu bara. Sudah banyak negara yang dijangkau oleh gurita bisnis pria berusia 58 tahun asal Gujarat yang tidak tamat sekolah tersebut, tidak terkecuali di Indonesia.

Pekan ini, pembelian saham pengendali di Mumbai International Airport Ltd., unit GVK oleh Adani Enterprises Ltd. diyakini akan memberi banyak keuntungan bagi Gautam dan bisnisnya hingga ke Indonesia.

Pembelian saham tersebut akan memungkinkan Adani mengejar sejumlah kontrak yang berkaitan dengan kebandaraan di Indonesia. Pasalnya, GVK melalui PT GVK Services memiliki perjanjian layanan manajemen dengan otoritas bandara Indonesia, yakni PT Angkasa Pura I untuk mengelola operasi komersial nonaeronautika di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Bali.

GVK memiliki 97 persen saham di PT GVK Services yang mengelola dan mengoperasikan fasilitas komersial di Bandara Ngurah Rai.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top