Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ingin Lepas dari Resesi, Pemerintah Perlu Ubah Strategi Penyaluran Bansos

Penyaluran bantuan sosial (bansos) dinilai lebih efektif dalam mendorong pemulihan ekonomi, khususnya daya beli masyarakat kelas menengah ke bawah.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 17 November 2020  |  11:26 WIB
Chatib Basri - Bisnis
Chatib Basri - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah dinilai perlu mengubah strategi dalam menyalurkan bantuan sosial (bansos) agar bisa semakin mendorong pemulihan ekonomi, khususnya daya beli masyarakat kelas menengah ke bawah.

Ekonom Senior Chatib Basri mengatakan bansos dalam bentuk sembako selama ini tidak seefektif bantuan langsung tunai (BLT) yang bisa langsung berdampak ke daya beli masyarakat.

Menurutnya, bentuk bansos yang paling efektif adalah pemberian BLT, karena di saat sekarang yang paling dibutuhkan masyarakat kelas menengah ke bawah adalah uang.

Oleh sebab itu, pemerintah dinilai perlu memprioritaskan penyaluran bantuan dalam bentuk BLT tersebut.

"Dia [masyarakat menengah ke bawah] butuh uang, jadi dia bisa nentuin beli apa. Uang paling efektif dan yang paling gampang gunakan medium uang," katanya tak lama ini.

Tak hanya itu, Chatib menilai jumlah besaran BLT juga harus ditambah, dengan minimal sebesar Rp1 juta. Anggaran bansos juga dapat ditambahkan dengan melakukan realokasi anggaran dari pos-pos lain, misalnya infrastruktur, pembangunan ibu kota negara (IKN), dan pendidikan.

"IKN ga harus sekarang, uangnnya bisa dipakai. Kemudian infrastruktur, lalu anggaran pendidikan, buat apa bangun sekolah, mestinya bisa [realokasi anggaran]," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bansos bantuan langsung tunai
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top