Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Proyek Mangkrak Dikejar, Penurunan Investasi Indonesia Tak Sampai Double Digit

Penyebab penurunan PMA bisa terjaga karena pemerintah menyelesaikan investasi yang sebelumnya mangkrak. Nilainya mencapai Rp708 triliun.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 16 November 2020  |  14:09 WIB
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat hampir semua negara mengalami penurunan penanaman modal asing (PMA) akibat pandemi antara 30 persen sampai 40 persen. Akan tetapi, penurunan di Indonesia masih di bawah 10 persen.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa penyebab penurunan PMA bisa terjaga karena pemerintah menyelesaikan investasi yang sebelumnya mangkrak. Nilainya mencapai Rp708 triliun.

“Yang sudah kami fasilitasi sebesar Rp474,9 triliun atau sudah 67,1 persen. Menyelesaikan permasalahan investasi mangkrak yang ada di Indonesia merupakan salah satu strategi promosi untuk menarik investor,” katanya melalui sambutan virtual, Senin (16/11/2020).

Bahlil menjelaskan bahwa yang menjadi masalah investasi masih seret di Indonesia adalah ego sektoral antarkementerian/lembaga. Selain itu aturan yang tumpang tindih di pemerintah daerah dan pusat. Masalah terakhir yakni masih ada pemain tanah.

Problem tersebut tambah Bahlil bisa terselesaikan dengan disahkannya Undang-Undang Cipta Kerja. Regulasi ini menjadi jawaban atas empat kebutuhan para penanam modal, yaitu kecepatan, transparansi, efisiensi, dan kemudahan.

“Kalau keempat ini mampu ditangani dengan baik antara pusat dan daerah, Indonesia bisa menuju babak baru, yaitu memenangkan kompetisi dalam investasi di Asia Tenggara bahkan global,” jelasnya.

Hingga September 2020, total investasi di Indonesia sebesar Rp611,6 triliun. Capaian tersebut sudah 74,8 persen dari target Rp817,2 triliun. Realisasi ini naik 1,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Capaian tersebut terdiri atas PMA Rp301,7 triliun dan penanaman modal dalam negeri Rp309,9 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi bkpm
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top