Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Candi Borobudur Bebas Covid-19, TWC: Wisatawan Tak Usah Khawatir

PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (Persero) atau TWC mengaku telah menetapkan protokol kesehatan ketat, sehingga wisatwan tak perlu khawatir berkunjung.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 02 November 2020  |  08:56 WIB
Petugas Balai Konservasi Borobudur menyemprotkan disinfektan pada sebuah stupa Candi Borobudur untuk mengantisipasi Virus Corona (COVID-19). - Antara/Heru Suyitno
Petugas Balai Konservasi Borobudur menyemprotkan disinfektan pada sebuah stupa Candi Borobudur untuk mengantisipasi Virus Corona (COVID-19). - Antara/Heru Suyitno

Bisnis.com, JAKARTA - PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (Persero) atau TWC memastikan Candi Borobudur terbebas dari virus Covid-19 dan berharap wisatawan tidak perlu khawatir berkunjung karena sudah terdapat protokol kesehatan yang ketat.

Sekretaris TWC Emilia Eny Utari memastikan objek wisata Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, telah menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

"Kami klarifikasi dan tegaskan bahwa beberapa orang yang positif Covid-19 kemarin bukan wisatawan yang sudah masuk di kawasan Taman Wisata Candi, namun baru akan ke Candi Borobudur dan sudah tersampling oleh petugas," kata Emilia, Senin (2/11/2020).

Dia mendukung upaya preventif yang dilakukan oleh Satgas Penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah, yakni dengan melakukan tes cepat secara acak bagi para wisatawan yang akan berkunjung ke Taman Wisata Candi Borobudur, sehingga dapat melakukan pencegahan lebih awal.

"Hal ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan dalam melakukan kunjungan wisata," kata Emilia yang juga Ketua Satgas Bencana TWC ini.

Selama libur panjang pada 28 Oktober hingga 1 November 2020, petugas dari Dinas Kesehatan Jawa Tengah menerapkan tes cepat secara acak kepada pengunjung yang akan berwisata ke Candi Borobudur.

"Perlu kami garis bawahi bahwa tes yang dilakukan secara acak tersebut mengambil sampel darah 455 orang wisatawan yang akan berkunjung dan bukan wisatawan yang telah masuk dalam kawasan taman wisata candi, serta pelaksanaan tes berlangsung di Tourist Information Center Borobudur yang lokasinya sekitar 1 kilometer dari Kawasan Taman Wisata Candi Borobudur," katanya.

Pihaknya mendukung kesigapan petugas dalam mengawal libur panjang kemarin dan semoga semua tetap terjaga kesehatannya.

"Kami sepakat bahwa keamanan pengunjung merupakan hal yang utama. Kami juga mengimbau kepada wisatawan untuk menjaga kesehatan serta melaksanakan protokol kesehatan dengan baik. Jika kondisi sedang tidak sehat sebaiknya tidak melakukan perjalanan wisata," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata candi borobudur
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top