Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Volume Pengiriman Anteraja Tembus 250.000 Parsel per Hari

Kondisi pandemi yang dimulai pada awal 2020 relatif membawa dampak positif terhadap industri e-commerce dan jasa pengiriman di Indonesia.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 30 Oktober 2020  |  12:04 WIB
Ilustrasi jasa kurir
Ilustrasi jasa kurir

Bisnis.com, JAKARTA – Volume pengiriman perusahaan jasa kurir Anteraja hingga pertengahan Oktober 2020 sudah menembus 250.000 parsel per hari atau lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan sebelum masa pandemi.

CEO Anteraja Suyanto mengatakan saat ini Anteraja telah memiliki lebih dari 280 titik serta diperkuat dengan lebih dari 5.000 Satria (kurir Anteraja).

Dia menyebutkan sampai dengan pertengahan Oktober 2020, volume pengiriman Anteraja sudah menembus 250.000 parsel per hari.

“Jumlah ini mengalami peningkatan lebih dari 100 persen dibandingkan sebelum Covid-19 yaitu hanya mencapai 100.000 parcel per hari,” jelasnya melalui siaran pers, Jumat (30/10/2020).

Anteraja sendiri baru mulai beroperasi pada Maret 2019 sehingga peningkatan volume pengiriman ini merupakan suatu pencapaian yang signifikan dan dimungkinkan dengan peran teknologi.

Anteraja merupakan bagian dari perusahaan Triputra Grup dengan layanan yang sudah tersedia lebih dari 90 persen di Indonesia.

Layanannya meliputi penjemputan produk di tempat pengirim atau penjual dalam waktu yang cepat, tanpa minimum barang yang dijemput.

Selain itu Anteraja juga dilengkapi dengan fitur real time tracking, dimana pada setiap proses operasional berlangsung, status akan otomatis diperbarui, sehingga pelanggan lebih mudah dalam melacak barang.

VP Sales and Marketing Anteraja menyampaikan lima tahun terakhir perkembangan industri e-commerce di Indonesia sangat pesat. Perusahaan melihat potensi bahwa industri ini memerlukan jasa pengiriman barang yang dapat mengakomodasi pesatnya perkembangan mereka.

Namun, kondisi pandemi yang dimulai pada awal 2020 relatif membawa dampak positif terhadap industri e-commerce dan jasa pengiriman di Indonesia.

Menurut data dari RedSeer, selama pandemi industri e-commerce mengalami lonjakan sebesar 69 persen. Imbauan untuk melakukan semua aktivitas dari rumah dan meminimalisir kontak langsung dengan orang lain sudah sejalan dengan metode pengiriman barang.

Selain menyasar konsumen dari segmen e-commerce, Anteraja juga menargetkan konsumen dari segmen korporasi melalui BisnisAja.

Layanan BisnisAja membidik segmen B2B dengan tujuan mempermudah melakukan analisa biaya pengiriman paket secara otomatis (cost management), dan pemantauan pengiriman dengan menyediakan laporan pengiriman melalui dashboard (operation management).

Melalui BisnisAja, Anteraja menargetkan 1.000 pelanggan dari segmen korporasi hingga akhir tahun ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jasa kurir Covid-19
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top