Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

12.000 Desa Belum Terkoneksi, Sri Mulyani Sebut Internet Masih Jadi Barang Mewah

Pembangunan pada sektor digital ini juga merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam mendorong pemulihan ekonomi dari pandemi Covid-19 dan penguatan reformasi pada 2021.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 21 Oktober 2020  |  13:30 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat tiba di depan Ruang Rapat Paripurna I untuk menghadiri Pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2020-2021 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat tiba di depan Ruang Rapat Paripurna I untuk menghadiri Pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2020-2021 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan hingga saat ini masih ada sebanyak 12.000 desa di Indonesia yang belum terkoneksi ke jaringan internet.

Padahal, digitalisasi sangat dibutuhkan di masa pandemi ini. Transformasi digital pun terakselerasi dengan sangat cepat di tengah terbatasnya mobilitas masyarakat akibat penerapan pembatasan sosial untuk menekan laju penyebaran Covid-19.

Oleh karena itu, Sri Mulyani menyebut akses internet masih menjadi barang mewah bagi sebagian orang dan wilayah di Asean, termasuk Indonesia.

"Masih ada 12.000 desa yg belum tersambung. jadi kami targetkan 4.000 desa masuk dalam daftar untuk dikembangkan tahun depan agar bisa terhubung [akses internet]," katanya dalam video conference, Rabu (21/10/2020).

Sri Mulyani juga menyampaikan, APBN 2021 dengan defisit yang ditetapkan sebesar 5,7 persen, akan mengakomodir berbagai prioritas pembangunan, termasuk pada sektor informasi, kominikasi, dan teknologi, salah satunya untuk mendorong konektivitas hingga ke daerah terpencil.

Pembangunan pada sektor ini juga merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam mendorong pemulihan ekonomi dari pandemi Covid-19 dan penguatan reformasi pada 2021.

Sri Mulyani menguatarakan, komitmen pemerintah dalam membangun jaringan konektivitas tercermin dari pembangunan proyek Palapa Ring pada tahun lalu, yang menghasilkan 35.000 kilometer jaringan serat optik terbentang di seluruh Indonesia.

Selanjutnya, pemerintah juga akan membangun satelit Satria. Pembangunan proyek ini diharapkan bisa menjawab tantangan kesenjangan dan menyediakan akses internet yang terjangkau bagi seluruh masyarakat di Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

internet sri mulyani
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top