Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pakai Masker Scuba Dilapisi Tisu Saat Olahraga, Amankah?

Memakai masker secara baik dan benar adalah salah satu protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19. Apakah masker scuba yang sudah diberi tambahan lapisan tisu cukup aman untuk dipakai saat berolahraga?
Newswire
Newswire - Bisnis.com 11 Oktober 2020  |  15:40 WIB
Masker Skuba.  - ANTARA
Masker Skuba. - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA - Memakai masker secara baik dan benar adalah salah satu protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19, selain mencuci tangan, dan menjaga jarak sosial (3M). Apakah masker scuba yang sudah diberi tambahan lapisan tisu cukup aman untuk dipakai saat berolahraga?

Dokter spesialis kedokteran olahraga Michael Triangto mengatakan masker scuba yang sudah diberi tambahan lapisan tisu tetap tidak direkomendasikan untuk dipakai berolahraga.

Berdasarkan rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), masker harus terdiri dari tiga lapisan, termasuk masker kain dan masker surgical.

"Masker scuba itu satu lapis, berarti tidak memenuhi standard yang diminta, jadi tidak boleh," kata Michael, Minggu (11/10/2020).

Meski dilapisi dengan tisu, belum tentu masker tersebut lantas otomatis jadi memenuhi kriteria yang ditetapkan WHO. Menurut panduan mengenai pemakaian masker kain dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), masker harus terdiri atas minimal tiga lapisan yaitu lapisan bagian dalam berupa bahan yang menyerap air seperti katun, bagian tengah berupa bahan tanpa tenun seperti polipropilen, dan bagian luar berupa bahan yang tidak menyerap seperti poliester atau campurannya.

Jika memang ingin memakai masker scuba yang aman, kenakanlah masker medis sebelum dilapisi dengan masker scuba sehingga ada dua masker yang dipakai. "Kalau itu pasti bisa karena ada masker surgical yang memenuhi persyaratan," ujar Michael.

Olahraga untuk menjaga kesehatan dilakukan dengan intensitas ringan hingga sedang, sementara olahraga dengan intensitas berat diperuntukkan bagi atlet yang akan bertanding.

Penggunaan masker saat berolahraga dengan intensitas ringan hingga sedang takkan mempersulit sistem pernapasan.

"Untuk yang ingin tetap berolahraga berat tentunya tidak akan dapat dilarang, dengan demikian boleh tetap dilakukan olahraganya namun dianjurkan dilakukan di dalam rumah sehingga tidak akan terkena kewajiban menggunakan masker dan kemungkinan untuk terinfeksi maupun menginfeksi dari dan ke orang lain," kata Michael.

Badan Standardisasi Nasional telah menetapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) 8914:2020 Tekstil – Masker yang mengatur persyaratan mutu masker yang terbuat dari kain tenun dan/atau kain rajut dari berbagai jenis serat, minimal terdiri dari dua lapis kain dan dapat dicuci beberapa kali.

Dalam SNI 8914:2020, masker kain di bagi ke dalam tiga tipe, yaitu tipe A masker kain untuk penggunaan umum, tipe B untuk penggunaan filtrasi bakteri, dan tipe C untuk filtrasi partikel.

Adapun pengujian yang dilakukan di antaranya uji daya tembus udara dilakukan sesuai SNI 7648; uji daya serap dilakukan sesuai SNI 0279; uji tahan luntur warna terhadap pencucian, keringat, dan ludah; pengujian Zat warna azo karsinogen; serta aktivitas antibakteri.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

masker Protokol Pencegahan Covid-19

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top