Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Kata PUPR Terkait dengan Aturan Akreditasi Usaha Jasa Konstruksi

Kesempatan bagi asosiasi masih terbuka lebar untuk pemenuhan persyaratan akreditasi yang telah ditentukan.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 18 September 2020  |  14:36 WIB
Pembangunan konstruksi proyek gedung di Jakarta. - Bisnis
Pembangunan konstruksi proyek gedung di Jakarta. - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA — Terbitnya Keputusan Menteri PUPR Nomor 1410/KPTS/M/2020 tentang Asosiasi Badan Usaha Jasa Konstruksi, Asosiasi Profesi Jasa Konstruksi, dan Asosiasi Terkait Rantai Pasok Jasa Konstruksi Terakreditasi, tidak berarti sejumlah asosiasi jasa konstruksi akan dibekukan.

Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR Trisasongko Widianto menyatakan bahwa pembekuan asosiasi merupakan penafsiran yang tidak tepat terhadap Peraturan Menteri PUPR No. 10 tahun 2020 tentang Akreditasi Asosiasi Badan Usaha Jasa Konstruksi, Asosiasi Profesi Jasa Konstruksi, dan Asosiasi Terkait Rantai Pasok Konstruksi.

"Asosiasi yang belum terakreditasi tidak dibekukan, tetapi dapat mengajukan permohonan untuk akreditasi pada periode selanjutnya yang dilaksanakan oleh Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi sesuai Permen PUPR No. 10 Tahun 2020 [periode penetapan akreditasi 4 bulan sekali," ujarnya melalui siaran pers, Jumat (18/9/2020).

Dengan demikian, menurutnya, kesempatan bagi asosiasi masih terbuka lebar untuk pemenuhan persyaratan akreditasi yang telah ditentukan dan tidak perlu ada pemutusan hubungan kerja terhadap pegawai asosiasi.

Kemudian, asosiasi tetap dapat melakukan fungsi pembinaan kepada anggotanya dan kemudian mendaftar kembali pada proses akreditasi selanjutnya.

Kewenangan yang belum dapat dilaksanakan oleh asosiasi yang belum terakreditasi adalah membentuk Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dan Lembaga Sertifikasi Badan Usaha (LSBU), serta mengusulkan anggotanya menjadi pengurus Lembaga LPJK.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jasa konstruksi
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top