Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tahap Awal, SPBKLU Hanya Melayani Penukaran Baterai Sepeda Motor

Kecepatan dan kemudahan penukaran baterai dengan SPBKLU menjadi terobosan yang penting dalam pengembangan kendaraan bermotor listrik.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 31 Agustus 2020  |  19:58 WIB
Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana melakukan uji coba penukaran baterai kendaraan listrik pada Stasiun penukaran baterai kendaraan listrik umum (SPBKLU) di kantor Ditjen Ketenagalistrikan di Jakarta, Senin (31/8/2020). - Bisnis/Denis Riantiza M.
Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana melakukan uji coba penukaran baterai kendaraan listrik pada Stasiun penukaran baterai kendaraan listrik umum (SPBKLU) di kantor Ditjen Ketenagalistrikan di Jakarta, Senin (31/8/2020). - Bisnis/Denis Riantiza M.

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melakukan uji coba stasiun penukaran baterai kendaraan listrik umum (SPBKLU) di Kantor Ditjen Ketenagalistrikan, Senin (31/8/2020).

"Untuk pertama kalinya kami memperkenalkan keberadaan percontohan SPBKLU di kantor Ditjen Ketenagalistrikan. Sebagai tahap awal, SPBKLU ini hanya digunakan untuk kendaraan bermotor listrik roda dua," ujar Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana.

Rida menyampaikan bahwa SPBKLU merupakan amanat dari Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan, serta turunannya yakni Peraturan Menteri ESDM Nomor 13 Tahun 2020 tentang Penyediaan Infrastruktur Pengisian Listrik untuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

PT PLN (Persero), katanya, dapat bekerja sama dengan badan usaha lainnya untuk membangun SPBKLU dan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU).

"Hari ini kami tidak hanya memperkenalkan apa sih, swap [penukaran baterai] ini. Namun, saya ingin kemukakan bahwa dengan kolaborasi dan kerja sama antarpihak yang terkait, baik kami di pemerintahan, PLN selaku operator penyedia listrik, pihak yang membutuhkannya seperti Grab, serta pihak yang bergerak di bidang penyewaan baterainya, rasanya [pertumbuhan SPBKLU] ini bisa lebih cepat," kata Rida.

Menurut pantauan Bisnis, SPBKLU berbentuk kabinet untuk penukaran baterai menggunakan aplikasi.

Pengguna sepeda motor listrik dapat menukar baterai kendaraan yang habis dengan baterai yang telah terisi yang tersimpan di SPBKLU dengan melakukan scan barcode di SPBKLU.  Proses penukaran baterainya pun tak membutuhkan waktu lama, yakni sekitar 3 menit hingga 5 menit.

Rida menambahkan bahwa melalui aplikasi nantinya pengguna motor listrik bisa melacak lokasi SPBKLU yang memiliki ketersediaan baterai terisi penuh siap tukar.   Dia juga menuturkan bahwa nantinya pembayaran sewa baterai bisa lebih murah dengan skema langganan per bulan.

Direktur Mega Project PT PLN (Persero) M. Ikhsan Asaad menilai kecepatan dan kemudahan penukaran baterai dengan SPBKLU menjadi terobosan yang penting dalam pengembangan kendaraan bermotor listrik.

"Salah satu kendala motor listrik adalah charging-nya. Bagaimana kalau listriknya habis? Alhamdulillah hari ini dengan adanya SPBKLU ini jadi memudahkan orang untuk beralih ke kendaraan listrik sehingga udara Jakarta lebih bersih. Ke depan, kita bisa mengurangi impor BBM kita. Ini juga memudahkan tujuan pemerintah mengurangi emisi dan mempercepat peningkatan kendaraan listrik," kata Ikhsan.

Founder Ezyfast Nicodemus Suheri menuturkan bahwa penukaran baterai kendaraan listrik ini juga dianalogikan dengan penukaran air mineral galon. Dalam uji coba ini, Ezyfast menyediakan prototipe aplikasi SPBKLU.

"Prosesnya paling gampang. Prinsip penukaran baterai seperti prinsip penukaran galon. Kita menukar galon yang kosong, kita diberikan yang sudah diisi. Untuk pengisian, biarkan mesin yang melakukannya," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sepeda Motor Listrik Baterai Mobil Listrik
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top