Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kemenhub Bakal Selesaikan Pembangunan Sejumlah Pelabuhan

Pelabuhan tersebut antara lain Patimban di Subang, Jawa Barat, Kijing di Kab. Mempawah Kalimantan Barat, dan Gilimas Lombok.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 24 Agustus 2020  |  13:52 WIB
Aktivitas proyek pembangunan Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Selasa (23/6/2020). Bisnis - Rachman
Aktivitas proyek pembangunan Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Selasa (23/6/2020). Bisnis - Rachman

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Perhubungan berjanji tetap menyelesaikan beberapa pembangunan infrastruktur transportasi laut dengan mengedepankan protokol kesehatan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa sejumlah infrastruktur tersebut seperti penyelesaian pembangunan Pelabuhan Patimban di Subang Jawa Barat, Pelabuhan Kijing yang terletak di Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat, dan Pelabuhan Gilimas Lombok.

“Pemerintah optimis Pelabuhan Patimban dapat diselesaikan untuk tahap pertama pada bulan Oktober 2020 ini sehingga bisa dilakukan soft launching pada November 2020,” ujarnya, Senin (24/8/2020).

Selanjutnya, terdapat pembangunan Pelabuhan Kijing merupakan salah satu proyek strategis nasional yang nantinya Pelabuhan Kijing akan menjadi pelabuhan berstandar internasional terbesar di Pulau Kalimantan.

Begitu juga dengan Pelabuhan Gilimas Lombok yang terus didorong pelaksanaan pembangunan dan pengembangan terminal Gilimas guna mendukung pariwisata di wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Selain itu pada tahun ini, terdapat beberapa infrastruktur perhubungan laut yang pembiayaan pembangunannya akan dilaksanakan melalui skema pendanaan surat berharga syariah negara (SBSN) sebagai alternatif pembiayaan pembangunan oleh Pemerintah selain melalui APBN. Di antaranya adalah pengembangan Pelabuhan Seba di Nusa Tenggara Timur dan pembangunan Menara Suar Tanjung Batu di Tarakan, Kalimantan Utara.

Menhub juga menyampaikan bahwa pada masa pandemi Covid-19 ini, pihaknya  terus melaksanakan salah satu program transportasi laut yang berperan langsung dalam merajut keberagaman, dengan menciptakan kesetaraan dan pemerataan ekonomi yaitu tol Laut.

Program yang telah dimulai pada 2015 sampai dengan 2020 telah mengoperasikan 26 trayek angkutan barang tol laut, 110 trayek pelayaran perintis dan 6 trayek kapal ternak.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pelabuhan Kemenhub
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top