Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Simak yuk, Produk yang Laris di Tokopedia Selama Pandemi

Tokopedia mencatat hampir 100 persen penjual di Tokopedia adalah pelaku usaha skala mikro, kecil, dan menengah.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 21 Agustus 2020  |  18:18 WIB
Beragam produk otomotif di Tokopedia.  - Tokopedia
Beragam produk otomotif di Tokopedia. - Tokopedia

Bisnis.com, JAKARTA — Tokopedia mencatatkan adanya kenaikan penjualan produk UMKM yang signifikan selama pandemi Covid-19. Sejauh ini, platform belanja digital tersebut mencatat hampir 100 persen penjual di Tokopedia adalah pelaku usaha skala mikro, kecil, dan menengah.

“Tokopedia saat ini dikunjungi lebih dari 90 juta masyarakat Indonesia per bulannya. Selama pandemi Covid-19, kami melihat antusiasme masyarakat dalam mendukung produk buatan pegiat usaha lokal semakin meningkat signifikan,” ujar External Communications Senior Lead Tokopedia Ekhel Chandra Wijaya melalui siaran pers, Jumat (21/8/2020).

Pada kategori makanan dan minuman, misalnya, Ekhel mengemukakan bahwa produk kopi literan merek lokal merupakan salah satu produk yang paling populer. Klinik Kopi, pegiat usaha kopi lokal dari Yogyakarta, mencatatkan bahwa lebih dari 90 persen penjualannya berasal dari Tokopedia.

“Produk Klinik Kopi, bahkan sudah dinikmati masyarakat luas di Sulawesi, Kalimantan, hingga Papua,” paparnya.

Di sisi lain, Dewa Collection Bali, pegiat usaha lokal di kategori rumah tangga yang menjual produk anyaman benang ‘makrame’, mengalami lonjakan pesanan daring di tengah pandemi hingga lebih dari lima kali lipat.

Pada kategori olahraga, peluncuran sepeda merek lokal Element Indonesia disambut antusiasme sangat tinggi dari masyarakat. Sebanyak 200 unit sepeda lipat terjual habis hanya dalam 40 detik lewat Tokopedia sehingga berhasil memecahkan rekor MURI untuk penjualan sepeda lipat terbanyak dalam waktu 1 menit.

Pada kategori fashion, tutur Ekhel, acara Jakarta Sneaker Day (JSD) kedua yang digelar sepenuhnya secara daring di Tokopedia pada 27—30 Juli 2020, mencatatkan peningkatan nilai transaksi menjadi lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan yang penyelenggaraan pertama.

Produk hasil kreator lokal, seperti sepatu, tas ransel, dan masker kain bermotif, menjadi yang paling dicari masyarakat.

Data tersebut, katanya, menunjukkan bahwa produk buatan pegiat usaha lokal memiliki kontribusi signifikan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah pandemi.

“UMKM juga di sisi lain adalah penyumbang lebih dari 60 persen pendapatan negara dan dipercaya dapat mendorong pemulihan ekonomi yang saat ini terdampak pandemi,” lanjut Ekhel.

Per Juli 2020, jumlah penjual di Tokopedia tercatat mencapai 8,9 juta pedagang. Jumlah ini 1,7 juta lebih banyak dibandingkan dengan jumlah penjual pada Januari 2020 sebanyak 7,2 juta penjual.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

belanja online tokopedia
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top