Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PUPR Lanjutkan Kegiatan Prioritas & Strategis, Ini Programnya

Kementerian PUPR melanjutkan kegiatan prioritas dan strategis khususnya bidang infrastruktur pada 2021. Ini program-programnya.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 14 Agustus 2020  |  17:25 WIB
PUPR Lanjutkan Kegiatan Prioritas & Strategis, Ini Programnya
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. /Bisnis - Abdullah Azzam
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan melanjutkan kegiatan prioritas dan strategis khususnya bidang infrastruktur pada 2021.

Berdasarkan Buku III Himpunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Kementerian negara/Lembaga (K/L) Tahun Anggaran 2021, kegiatan prioritas Kementerian PUPR tersebut dilaksanakan melalui program infrastruktur konektivitas dengan output prioritas antara lain pembangunan jalan sepanjang 678 kilometer dan pembangunan jembatan sepanjang 13.123 meter.

Selain itu, program ketahanan sumber daya air (SDA) dengan output prioritas antara lain pembangunan empat bendungan baru dan penyelesaian pembangunan 43 bendungan on-going.

Program perumahan dan kawasan permukiman dengan output prioritas antara lain pembangunaan rumah susun sebanyak 9.210 unit dan pembangunan rumah khusus sebanyak 2.440 unit.

Untuk mendukung ketahanan pangan, Kementerian PUPR mengalokasikan anggaran di sektor food estate eks proyek lahan gambut (PLG) di Kalimantan Tengah sebesar Rp5,89 triliun, di sektor food estate di luar eks PLG sebesar Rp750,04 miliar, dan Ketahanan Pangan Nasional sebesar Rp2,2 triliun.

Kementerian PUPR juga mengalokasikan anggaran yang mendukung Kawasan Industri (Batang dan Subang) sebesar Rp12,2 triliun, kemantapan jalan atau konektivitas jalan sebesar Rp4,3 triliun, pengendalian banjir Jakarta dan daerah lainnya (pengendalian banjir Kendal, Pekalongan, Semarang, Demak, Pati, dan Gorontalo) sebesar Rp4,86 triliun.

Terdapat juga kegiatan infrastruktur yang merupakan penugasan seperti penanganan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional, Pos Lintas Batas Negara, pembangunan pasar, venue Piala Dunia FIFA U-20, serta fasilitas MCK di pondok pesantren Rp1 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

infrastruktur rumah susun Kementerian PUPR
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top